Uang Haram Mengalir untuk Pemilu, Jokowi Pastikan Proses Hukum Berjalan

AKURAT.CO Presiden Jokowi memastikan proses hukum dalam mengungkap adanya uang haram yang mengalir untuk kepentingan pemilu berjalan. Sikap ini disampaikan Jokowi menyikapi temuan PPATK terkait transaksi mencurigakan, yang ditengarai hasil pencucian uang dari tindak pidana, untuk kepentingan kontestasi.
Jokowi mengingatkan, sesuai ketentuan, aktivitas ilegal dilarang dan terdapat payung hukum untuk melakukan pengungkapan. Dia memastikan, proses hukum bisa berjalan seiring temuan dari PPATK.
"Sesuai dengan aturan, ya pasti ada proses hukum," kata Jokowi, di Bogor, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Uang Haram untuk Kampanye Puncak Gunung Es, Perkuat Praktik Jual Beli Suara
Kepala Negara mengingatkan pula segala aturan yang menjamin pelaksanaan pemilu berlangsung luber dan jurdil harus dilaksanakan. "Semua harus mengikuti aturan yang ada. Sudah," tuturnya.
PPATK menemukan adanya indikasi transaksi mencurigakan mengalir untuk kepentingan pemilu lantaran monitoring terhadap rekening khusus dana kampanye (RKDK) tidak mengalami pergerakan. Artinya, ada sumber lain yang bergerak untuk memenuhi kebutuhan kampanye dan pemilu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








