Prabowo Ingin Meritokrasi Dilanggengkan, Bukan Koncoisme
Atikah Umiyani | 12 Februari 2024, 20:55 WIB

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengapresiasi kinerja mantan Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) yang sukses mengembangkan sejumlah program studi baru di bidang science, engineering, technology dan mathematics (STEM).
Dia mengatakan, saat ini sejumlah prodi tersebut telah menghasilkan lulusan-lulusan yang ke depannya diharapkan bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara.
"Jadi, kita mendirikan prodi-prodi baru di bidang STEM, empat fakultas baru kita dirikan dalam beberapa bulan. Tahun 2020 kita dirikan dan hari ini hasilnya kelihatan dan itu adalah prestasi yang membanggakan," kata Prabowo di acara Wisuda Unhan, Sentul, Jawa Barat, Senin (12/2/2024).
Menurut Prabowo, keberhasilan pembentukan prodi tersebut sebagai prestasi yang patut dibanggakan. Karenanya, ia pun dengan senang hati memberikan promosi kepada rektor yang kala itu menjabat untuk menjadi Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Ini juga prestasi rektor yang sebelum ini, jadi saya juga terima kasih rektor tersebut dapat promosi jadi Waka BRIN. Begitu diminta langsung saya setujui karena saya ingin memberikan penghargaan," ujarnya.
Baca Juga: Di Hadapan 573 Wisudawan Unhan, Prabowo Ingatkan Pentingnya Kejar Ketertinggalan di Bidang STEM
Prabowo mengatakan, apresiasi semacam itu perlu dilakukan jika Indonesia ingin menjadi negara maju.
Indonesia disebut perlu mengedepankan sistem meritokrasi yang memberikan apresiasi berdasarkan prestasi dan kemampuannya.
"Jadi, kalau negara kita mau maju, mau hebat yang dihormati, yang dihargai, yang harus segera dipromosikan diberikan penghargaan mereka yang berprestasi, kita harus menuju ke arah merit system. Semua adalah merit, prestasi pengabdian pengorbanan," jelasnya.
Prabowo berharap, sistem meritokrasi tersebut bisa dipertahankan untuk menghindari adanya sistem yang memberikan prestasi berdasarkan hubungan kekerabatan atau koncoisme.
"Ini adalah tradisi yang harus kita langgengkan. Kebiasaan kita nanti adalah koneksi koncoisme dan sebagainya. Kamu anak siapa dan ponakan siapa dan sebagainya," ujarnya.
Prabowo juga merasa bangga karena sistem meritokrasi yang ada di Unhan telah memberikan kesempatan secara masyarakat secara objektif. Sehingga, banyak orang-orang kecil dengan kemampuan bagus bisa mengenyam pendidikan.
Baca Juga: Resmikan 15 Titik Bantuan Air Bersih di Madura, Prabowo: Bentuk Pengabdian Unhan Kepada Masyarakat
"Saya bangga di Unhan, masuk ada anaknya orang-orang yang mungkin enggak diduga bisa menghasilkan sarjana-sarjana STEM. Ada anaknya petani, ada anaknya pekerja pelabuhan, ada anaknya penjual bakso di pasar. Ini membanggakan hati saya, membesarkan hati saya. Ini adalah Indonesia yang kita cita citakan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







