Sirekap Gelembungkan Suara, KPU Tolak Disebut Manipulasi Data

AKURAT.CO KPU janji bakal mengoreksi data yang terinput melalui Sirekap dan terindikasi menggelembungkan suara. Ketua KPU Hasyim Asy’ari menegaskan kesalahan input melalui Sirekap bukan manipulatif.
Menurut Hasyim, kejanggalan yang muncul melalui Sirekap bukan indikasi adanya manipulasi data oleh KPU. Dia menegaskan data yang terinput bakal diuji secara manual.
“Tidak ada niat manipulasi, tidak ada niat untuk mengubah-ubah hasil suara, karena pada dasarnya formulir C hasil pleno diunggah apa adanya sebagaimana situasi yang diunggah oleh KPPS. Itu bisa kita monitor dan bisa kita saksikan bersama-sama," kata Hasyim, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Sirekap KPU Banyak Gelembungkan Suara, Bawaslu Bilang Begini...
Dia menegaskan Sirekap merupakan alat bantu untuk menampung hasil penghitungan suara melalui formulir C. Dalam pelaksanaannya, Hasyim tak menutup peluang adanya kesalahan input.
“Pada intinya kami ini di KPU masih manusia-manusia biasa yang sangat mungkin salah, tapi kami pastikan kalau yang salah-salah kami koreksi. Yang paling penting KPU ini enggak boleh bohong dan harus ngomong jujur," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








