Akurat
Pemprov Sumsel

Jokowi Ingin Punya Istana Presiden Hasil Bangun Sendiri, Bukan Peninggalan Kolonial

Rizky Dewantara | 1 Maret 2024, 10:58 WIB
Jokowi Ingin Punya Istana Presiden Hasil Bangun Sendiri, Bukan Peninggalan Kolonial

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), karena ingin mempunyai gedung Istana Presiden yang bukan merupakan peninggalan kolonial.

Dia menekankan, pembangunan Istana Presiden di IKN dikerjakan agar bangsa Indonesia memiliki kebanggaan terhadap kemampuan sendiri yang berkepribadian dalam budaya.

Baca Juga: Jokowi Tinjau Kantor Presiden di IKN, Diharapkan Bisa Dipakai untuk Perayaan HUT RI

"Memang kita ingin memiliki gedung (Istana) Presiden yang bukan peninggalan dari kolonial. Kita bangun sendiri dengan bahan-bahan produk kita sendiri, dilakukan oleh anak-anak bangsa sendiri dan ini akan menimbulkan sebuah kebanggaan, harga diri," kata Jokowi, dalam acara peletakan batu pertama gedung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dikutip Antara, Jumat (1/3/2024).

Dia mengatakan, seringkali ketika menerima tamu pemimpin negara lain di Istana Kepresidenan, para pemimpin negara lain itu memuji bagusnya gedung Istana yang dimiliki Indonesia.

Namun Presiden tidak bisa mengatakan apa-apa karena gedung Istana Kepresidenan Jakarta yang ada saat ini peninggalan dari kolonial Belanda.

"(Istana) di Bogor juga sama, di Yogya juga sama, di Cipanas juga sama," jelasnya.

Jokowi juga mengajak masyarakat yang datang ke IKN untuk mencoba melihat IKN dari tempat tertinggi, yakni di lokasi Gedung Istana Presiden di IKN, untuk melihat transformasi pembangunan IKN saat ini.

"Mungkin yang belum pernah ke IKN, tolong ke Istana dilihat, kita ini, IKN ini seperti apa ke depannya, akan terjadi transformasi seperti apa. Akan kelihatan kalau bapak ibu naik ke tempat tertinggi, di Istana," ujarnya.

Baca Juga: AHY Disebut Tidak Konsisten Soal IKN, Demokrat Beri Penjelasan

Dia mengaku tidak mengetahui apakah masyarakat boleh datang ke lokasi pembangunan di Istana Presiden atau tidak, namun dia menyarankan masyarakat mencoba agar bisa melihat pembangunan IKN dengan lebih jelas.

"Saya enggak tahu boleh enggak masuk, tapi kalau boleh saya kira semuanya harus melihat dari sana. Saya sudah sering, kalau saya sih boleh kan, tapi belum tentu bapak ibu juga boleh. Tapi saran saya dicoba ke sana, akan kelihatan," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.