Pemilu Ulang Bakal Bikin Kacau Politik Nasional

AKURAT.CO Gugatan sengketa pemilu yang diajukan pasangan capres nomor urut 1 dan 3 untuk mengulang Pilpres 2024 dinilai tidak akan dikabulkan Mahkamah Konstitusi.
Pasalnya, waktu menuju pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih tinggal beberapa bulan saja.
"Bila MK memutuskan pemilu ulang tentu tidak cukup waktu. Sebab, pada 1 dan 20 Oktober 2024, anggota DPR serta capres-cawapres terpilih harus sudah dilantik," kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, saat dihubungi Akurat.co, Senin (25/3/2024).
Melihat situasi tersebut dipastikan MK tidak akan mengabulkan gugatan pasangan capres nomor urut 1 dan 3.
Baca Juga: Jika Pemilu Ulang Dilakukan, Teknisnya Sama dengan Putaran Kedua
Selain berkejaran dengan waktu, apabila MK memutuskan pemilu ulang maka akan berdampak pada stabilitas politik nasional.
"Karena itu, MK tampaknya impossible akan memutuskan pemilu ulang. Hal itu akan mengacaukan politik nasional," ujar Jamiluddin.
Lebih lanjut, menurut mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta itu, dalam memutuskan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024, MK akan mempertimbangkan aspek stabilitas politik nasional.
"Jadi taruhannya pada stabilitas politik nasional sangat tinggi. Karena itu, MK akan bijak dalam memutuskan sengketa pilpres dan pileg," pungkas Jamiluddin.
Baca Juga: Timnas AMIN Minta Pemilu Ulang, Pakar: Bukan Mengulang Proses Pemilu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








