Konvoi dan Tawuran Pelajar di Jakarta Makin Marak, DPRD: Pemerintah Jangan Diam Saja

AKURAT.CO Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk aktif dalam menindak oknum pelajar yang melakukan tawuran dan konvoi hingga menggangu ketertiban umum.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, menanggapi aksi sekelompok remaja yang melakukan konvoi dengan menggunakan sepeda motor dan menyalakan petasan di Kembangan, Jakarta Barat, hingga mengakibatkan satu mobil terbakar.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelajar Admin Medsos Pengunggah Tawuran Live
"Pemerintah jangan diam saja saat Jakarta diacak-acak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jelas ini bukan lagi kenakalan, tapi perbuatan kriminal," kata Justin kepada wartawan, Senin (8/4/2024).
Dia meminta Pemprov DKI untuk menerapkan kebijakan yang tegas untuk mencegah kembalinya terjadi tindakan gangguan ketertiban umum. Sebab, kejadian semacam semakin marak terjadi, terutama di periode libur sekolah.
Dia juga meminta agar semua pelajar yang terbukti dan terlibat dalam tindakan yang mengganggu ketertiban, harus mendapatkan sanksi tegas dari sekolah. Jika ternyata memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), maka harus dicabut fasilitas KJP yang dimiliki.
Baca Juga: Antisipasi Konvoi Bermotor Picu Tawuran, Polisi Gelar Patroli Mulai Dini Hari
Selain itu, Justin juga menyarankan agar oknum pengganggu ketertiban umum tersebut dicatat dan masuk dalam daftar orang-orang yang tidak bisa mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun.
"Semua oknum yang terlibat dalam gangguan ketertiban umum harus dicatat data kependudukannya. Supaya keluarga yang mengakibatkan gangguan ketertiban umum tercatat tidak layak untuk mendapatkan bantuan apapun, termasuk KJP, Kartu Lansia, dan lain-lain," tutup Justin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







