Akurat
Pemprov Sumsel

Jokowi Ingin Optimalkan Ekonomi Hijau di RI: Investor Sudah Tak Tertarik dengan Energi Fosil

Rizky Dewantara | 5 Juni 2024, 18:29 WIB
Jokowi Ingin Optimalkan Ekonomi Hijau di RI: Investor Sudah Tak Tertarik dengan Energi Fosil

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh stakeholders untuk fokus pada pengembangan energi hijau. Dia ingin Indonesia bisa mengoptimalkan kebijakan transformasi ekonomi hijau, untuk menghadapi perubahan global.

"Kita ingin melakukan transformasi ekonomi, karena memang ekonomi global ini sekarang berubah tanpa arah yang jelas, tanpa kepastian yang pasti. Semuanya berubah dan itu semua harus diantisipasi," kata Jokowi saat meresmikan groundbreaking PLN Hub di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (5/6/2024).

Dia mengungkapkan, saat ini para investor yang ingin berinvestasi di Indonesia selalu menanyakan terkait energi hijau yang tersedia. Untuk itu, penting bagi Indonesia untuk melakukan pengembangan dan pemanfaatan energi hijau secara optimal.

Baca Juga: PLN Bakal Operasionalkan 4 Proyek Energi Hijau di 2025

"Potensi energi kita sangat besar sekali untuk energi hijaunya. Hydropower, kita memiliki 4.400 sungai. Misalnya di Kayan, Sungai Kayan itu bisa menghasilkan 11.000-13.000 megawatt, Sungai Mamberamo bisa menghasilkan 23.000 megawatt. Itu yang gede-gede. Yang sedang, yang kecil-kecil banyak sekali yang bisa kita lakukan," jelas Presiden.

Presiden juga menegaskan, para investor sudah tidak tertarik lagi dengan energi fosil yang sebelumnya sering digunakan. Kini, para investor mulai melirik potensi energi hijau yang dihasilkan dari berbagai sumber, baik itu energi panas bumi (geothermal), tenaga air (hydropower), dan energi yang dihasilkan dari tenaga angin.

"Semua menanyakan mengenai energi hijaunya ada atau tidak. Enggak ada lagi yang menanyakan saya mau pakai PLTU dari batu bara, ndak. Selalu pertanyaannya ini geotermal, apakah ini hydropower, apakah ini dari angin, dan kekuatan besar itu ada di negara kita. Inilah yang ingin kita gunakan. Jadi, saya sangat menghargai sekali dibangunnya PLN Hub yang nanti akan mengumpulkan semua stakeholders, mitra yang berhubungan dengan PT PLN," ungkap Presiden.

Dia juga menegaskan bahwa energi yang akan digunakan di Ibu Kota Nusantara seluruhnya adalah energi hijau. Untuk itu, Jokowi meminta para stakeholders terkait agar terus mengoptimalkan pemanfaatan energi hijau dari berbagai sumber.

"Kita harapkan terjadi perubahan mindset kita semuanya karena di Ibu Kota Nusantara juga saya sudah sampaikan seratus persen harus memakai energi hijau. Entah dari solar panel yang sekarang ini dilakukan oleh PT PLN, juga hydropower mungkin enggak tahu dari Mahakam atau dari yang lain, dan bisa juga mungkin dari angin dan lain-lainnya," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.