Akurat
Pemprov Sumsel

Banyak Tuai Kritikan, Pelaksanaan Haji 2024 Bakal Dievaluasi Menyeluruh

Paskalis Rubedanto | 19 Juni 2024, 10:50 WIB
Banyak Tuai Kritikan, Pelaksanaan Haji 2024 Bakal Dievaluasi Menyeluruh

AKURAT.CO Komisi VIII DPR RI akan mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan haji tahun ini. Hal ini setelah adanya kabar tidak mengenakan dari jemaah Haji Indonesia yang tidak mendapatkan fasilitas baik selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.

"Akan dievaluasi secara menyeluruh mulai dari penerbangan dan transportasi yang tidak dikontrol dengan ketat, yang merugikan jemaah yang akan sholat ke Masjid Harom," kata Anggota Komisi VIII DPR, Iskan Qolba Lubis, kepada Akurat.co, Rabu (19/6/2024).

Selain itu, Iskan juga menerima laporan bahwa tenda menginap jemaah di Mina ternyata melebihi kapasitas, yang seharusnya untuk 330 jemaah tapi diisi 360 jemaah. Bahkan ada kloter yang untuk tidur pun harus mengantre.

Baca Juga: Komisi VIII DPR RI Prihatin dengan Kondisi Tenda Jemaah Haji di Mina dan Fasilitas bagi Jemaah

"Kemudian WC yang tidak sesuai dengan rasio jemaah, yang membuat antre di depan WC cukup lama. Apalagi 20-25 persen jemaah adalah lansia pasti sering menggunakan fasilitas tersebut," pungkas Iskan.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tenda-tenda jemaah haji Indonesia di Mina.

Dalam kunjungannya, Cak Imin mengungkap keprihatinannya terkait kondisi tenda dan fasilitas yang dinilai masih belum memadai, terutama dalam hal jargon Haji Ramah Lansia.

"Saya menemukan fakta bahwa fasilitas ramah lansia untuk toilet dan MCK masih belum memadai. Memang ada kamar mandi untuk difabel, tapi jumlahnya sangat sedikit dan tidak sebanding dengan rasio jemaah lansia dan difabel. Ramah lansia jangan hanya jadi kampanye, tapi harus benar-benar diterapkan," katanya usai kunjungi tenda jemaah, Senin tengah malam waktu Arab Saudi (17/6/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.