Akurat
Pemprov Sumsel

Namanya Masuk Bursa Capim KPK, Karyoto: Saya Sendiri Tidak Terlalu Berambisi

Dwana Muhfaqdilla | 26 Juni 2024, 17:34 WIB
Namanya Masuk Bursa Capim KPK, Karyoto: Saya Sendiri Tidak Terlalu Berambisi

AKURAT.CO Roda tahapan pergantian pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 telah bergulir. Tim panitia seleksi (pansel) pun telah dibentuk untuk mempersiapkan pendaftaran.

Dari sejumlah nama yang keluar, terdapat nama Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, yang dianggap berkompeten untuk menjadi pimpinan KPK selanjutnya.

Menanggapi hal ini, Karyoto tak ingin ambil pusing perihal namanya masuk dalam bursa calon pimpinan KPK. Sebab, dia mengaku tak terlalu berambisi terkait hal itu.

Baca Juga: Dukung Internal Maju Capim KPK, Alexander Marwata Dorong Pahala Nainggolan Sampai Mentok

"Hehe emang ada bursanya? Kalau disebut ya silahkan, silahkan saja yang menyebut. saya sendiri tidak terlalu berambisi ya, kita lihat ke depan saja lah," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/6/2024).

Meski begitu, sosok yang pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK ini tidak menjawab ketika ditanya kesiapannya untuk maju, jika nantinya benar dicalonkan. Dia meminta masyarakat untuk melihat realitas ke depannya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka pendaftaran calon pimpinan dan calon anggota Dewan Pengawas periode 2024-2029. Pendaftaran ini dimulai pada hari ini, 26 Juni hingga 15 Juli 2024.

Ketua Pansel Capim dan Dewas KPK, Muhammad Yusuf Ateh memastikan, pihaknya akan mencari capim KPK yang memiliki integritas tinggi, terlebih dalam pemberantasan korupsi.

"Tentu kita akan cari pimpinan KPK yang pertama tentu punya integritas tinggi dan sebagainya. Nanti masih akan dirumuskan kembali dengan mendengar masukan-masukan dari publik," kata Yusuf kepada wartawan di gedung Setneg, Jakarta Pusat, (31/5/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.