Kasus PDN Jadi Pelajaran, AHY: Jangan Cuma Ikut-Ikutan Digitalisasi, Fokus Juga Pada Keamanan
Atikah Umiyani | 2 Juli 2024, 18:57 WIB

AKURAT.CO Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) belum mengintegrasikan datanya dalam Pusat Data Nasional (PDN).
Hal ini diakui sendiri oleh Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dia mengatakan, sejauh ini, data Kementerian ATR/BPN masih dikelola secara internal.
"Sementara ini, kami belum terintegrasi ke sistem PDN, kami masih internal. Nah inilah yang kami juga upayakan untuk terus memerkuatnya karena memang ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan," kata AHY di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2024).
AHY pun ikut menyoroti soal adanya insiden peretasan hingga kebocoran data pada PDN. Dia mengatakan, itu menjadi pengingat bahwa semakin canggih sistem, semakin besar juga kerentanan yang muncul.
"Ini menjadi pelajaran berharga buat semua kementerian, termasuk kami ATR/BPN agar tidak hanya sekadar ikut-ikutan dalam digitalisasi tetapi lebih fokus juga pada pengamanan seperti apa. Karena ini data rakyat, data pribadi yang harus kita amankan," ujarnya.
Sebagai informasi, peretasan PDN tersebut telah berdampak pada sejumlah layanan di dalam negeri. Bahkan, ada lebih dari 200 instansi pemerintah yang datanya ikut terganggu bahkan hilang.
Namun AHY memastikan, data Kementerian ATR/BPN sama sekali tidak terganggu atas insiden peretasan tersebut. Sebab, data Kementerian ATR/BPN masih belum diintegrasikan dengan PDN.
"Karena belum terintegrasi, rasanya belum ada ya secara khusus yang merupakan data kami," ujarnya.
AHY juga tak menampik bahwa nantinya data Kementerian ATR/BPN akan dicadangkan ke PDN, namun, dirinya mengingatkan agar sistem keamanannya dibangun terlebih dahulu.
"Jadi memang tujuan akhirnya, semua pemerintahan baik pusat maupun daerah terintegrasi dalam data yang bisa diakses lebih mudah oleh semua. Tapi juga harus dibangun terlebih dahulu keamanan digitalnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








