Akurat
Pemprov Sumsel

Ma'ruf Amin Grounbreaking Pembangunan Istana Wapres di IKN Senilai Rp1,4 Triliun

Rizky Dewantara | 12 Agustus 2024, 13:25 WIB
Ma'ruf Amin Grounbreaking Pembangunan Istana Wapres di IKN Senilai Rp1,4 Triliun

AKURAT.CO Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, melakukan peletakan batu pertama (grounbreaking) proyek pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Menurutunya, pembangunan Istana Wapres IKN langkah penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia maju.

"Pada hari ini, kita bersyukur dapat menjadi saksi sejarah pembangunan negeri kita. Pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN adalah sebuah langkah penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," ujar Ma'ruf Amin, dikutip Antara, Senin (12/8/2024).

Diketahui, Istana Wapres dibangun di lahan seluas 14,8 hektare dengan total anggaran sebesar Rp1,4 triliun. Pembangunan akan dimulai dari tahap satu meliputi bangunan istana dan kantor Wapres, kediaman Wapres, mes Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan bangunan penunjang.

Dia menyampaikan, pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN memiliki arti strategis. Selain menjadi kebanggaan karena merupakan karya anak bangsa, bangunan Istana Wapres nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu pusat aktivitas kenegaraan yang mencerminkan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan pelayanan publik.

Baca Juga: Menteri PANRB: Semua Kementerian Pindah Kerja ke IKN

Selain itu, istana tersebut harus menjadi sumbu perubahan dan tempat lahirnya berbagai kebijakan penting yang menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia.

"Acara groundbreaking Istana Wakil Presiden hari ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian peletakan batu pertama investor tahap ketujuh di IKN dan direncanakan dapat selesai sebelum Upacara HUT RI tahun 2025," imbuhnya.

Ma'ruf Amin juga menyampaikan beberapa pesan yang perlu menjadi perhatian bersama dalam pembangunan Istana Wapres. Pertama, pembangunan Istana Wakil Presiden harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan, dengan memastikan setiap tahap pembangunan dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan agar meminimalkan kerusakan alam dan mendukung efisiensi energi.

"Aplikasikan teknologi hijau melalui penggunaan material yang berkelanjutan sehingga istana yang dibangun tidak hanya bagus secara fisik, tetapi juga harmonis dengan alam sekitar," jelasnya.

Dia juga mendorong pelibatan masyarakat lokal dalam berbagai aspek pembangunan agar meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, sekaligus menjunjung nilai-nilai dan budaya lokal.

Kedua, pembangunan harus dilakukan dengan kualitas dan standar yang tinggi. Pembangunan Istana Wakil Presiden dan infrastruktur lain di IKN, menurutnya, tidak boleh berkompromi dalam hal kualitas, baik dari segi material, konstruksi, maupun desain.

"Pastikan bahwa bangunan ini tidak hanya baik secara estetika, tetapi juga kokoh dan memiliki keamanan yang cukup," ucapnya.

Dia menekankan proses konstruksi harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan mematuhi semua aturan sehingga diperlukan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

Ketiga, Wapres meminta pihak terkait memperhatikan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan. Dia menekankan agar setiap langkah dalam proses pembangunan Istana Wapres harus dilakukan dengan penuh keterbukaan, baik dalam hal penggunaan anggaran, pemilihan mitra kerja, maupun dalam proses pengambilan keputusan.

"Saya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga integritas dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pastikan bahwa proyek ini bebas dari segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan," jelasnya.

Ma'ruf Amin juga mengapresiasi terhadap kinerja Kementerian PUPR dan seluruh pihak yang telah berperan serta dalam proses perencanaan dan persiapan pembangunan Istana Wakil Presiden.

Dia berharap proyek ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan peluang kerja dan usaha, yang pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Selain itu, Wapres berdoa agar pembangunan Ibu Kota Nusantara, termasuk Istana Wakil Presiden dapat berjalan lancar dan tepat waktu, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masa depan bangsa dan negara.

"Akhirnya, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Proyek groundbreaking Istana Wakil Presiden di IKN, saya nyatakan resmi dimulai. Semoga Allah Swt senantiasa melimpahkan 'inayah-Nya serta meridhai setiap ikhtiar yang kita lakukan," ujar Wapres memanjatkan doa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.