LAN dan IKA PIMNAS Dorong Pemimpin Birokrasi Lakukan Transformasi Digital yang Berdampak

AKURAT.CO Dalam berbagai kesempatan, Presiden Joko Widodo terus menekankan pentingnya birokrasi yang berdampak dalam mendorong keberhasilan pembangunan nasional.
Sejalan dengan itu, pemerintah dituntut untuk terus melakukan transformasi digital serta bersikap adaptif dan agile dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis yang dinamis.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), H. Abdullah Azwar Anas, M.Si, saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Leaders Talk yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA PIMNAS) di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (19/8/2024).
Menteri PANRB menegaskan bahwa transformasi birokrasi digital bukan berarti setiap instansi pemerintah berlomba-lomba membuat aplikasi baru, melainkan berfokus pada pembuatan satu aplikasi yang dapat memuat berbagai layanan publik, sehingga lebih efektif, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
Baca Juga: Jokowi Tak Bisa Jadi Ketum Golkar, Tapi Memungkinkan Jadi Dewan Pembina
Integrasi berbagai aplikasi dan layanan digital pemerintah ke dalam satu portal pelayanan publik juga menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“INA Digital ini adalah langkah awal percepatan transformasi digital pemerintahan di Indonesia. Saya mendorong setiap Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk melakukan integrasi dan interoperabilitas aplikasi serta data. Tidak boleh ada lagi ego sektoral; data harus saling terkait untuk mendukung Govtech ke depannya,” tegas Anas.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala LAN, Dr. Muhammad Taufiq, DEA, juga menyampaikan pentingnya peran pemimpin birokrasi dalam mendorong transformasi digital ini, mengingat tantangan di masa depan yang semakin kompleks dan dinamis, terutama dengan adanya disrupsi teknologi yang semakin pesat.
Menurutnya, pimpinan birokrasi harus mampu bekerja lintas sektoral dan lintas budaya, serta adaptif terhadap perubahan dan ketidakpastian.
Lebih lanjut, Muhammad Taufiq menambahkan bahwa pemimpin birokrasi memiliki peran penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta mendorong pemerintahan modern berbasis digital.
Baca Juga: Penyelidikan Dugaan Pencatutan KTP Warga Jakarta Dihentikan, Pelapor Kecewa
Melalui kegiatan temu alumni IKA PIMNAS ini, diharapkan para pemimpin dapat berkolaborasi untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.
“Ada tiga hal yang bisa dicapai melalui kegiatan ini. Pertama, memupuk kebersamaan dan kolaborasi setiap pimpinan birokrasi untuk mewujudkan birokrasi berbasis digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kedua, setiap anggota IKA PIMNAS dapat berperan sebagai motor penggerak inovasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Terakhir, mendorong branding positif melalui program-program IKA PIMNAS untuk mendukung prioritas pembangunan nasional,” tegas Taufiq.
IKA PIMNAS sendiri merupakan wadah komunikasi bagi alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I dan II.
PKN Tingkat I adalah jenjang pelatihan manajerial tertinggi yang diselenggarakan oleh LAN untuk pejabat yang akan menduduki jabatan tinggi madya, seperti Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal.
Sementara itu, PKN Tingkat II diselenggarakan oleh LAN atau lembaga pelatihan pemerintah yang terakreditasi untuk pejabat yang akan menduduki jabatan tinggi pratama, seperti Direktur, Kepala Biro, atau Kepala Dinas.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, Sekretaris Jenderal KLHK sekaligus Ketua IKA PIMNAS Periode 2016-2024, Dr. Ir. Bambang Hendroyono, M.M., Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Prof. Drs. Anwar Sanusi, MPA., Ph.D, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian LHK dan LAN, baik secara langsung maupun daring.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









