Ketua Pansus Hak Angket Haji DPR: BPKH Bukan Pihak yang Bertanggung Jawab dalam Kisruh Kuota Haji

AKURAT.CO Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Haji DPR RI, Nusron Wahid, menegaskan bahwa Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tidak bertanggung jawab atas kekisruhan terkait kuota haji.
Nusron menjelaskan, BPKH hanya berperan sebagai pengelola dana dan memastikan transaksi berjalan sesuai prosedur.
"Kalau BPKH pasti enggak salah, karena mereka hanya juru bayar. BPKH hanya memastikan alur transaksinya saja," kata Nusron di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Baca Juga: Bawaslu Sentil KPU Tak Terbuka Soal Verifikasi Administrasi Data Cakada 2024
Nusron menambahkan, Pansus Haji lebih fokus mendalami peran Kementerian Agama dan penyelenggara swasta, terutama terkait dugaan manipulasi kuota tambahan yang diduga digunakan untuk mendahulukan keberangkatan jemaah tertentu.
"Yang jadi perhatian kami adalah dugaan bahwa kuota haji tambahan yang seharusnya dialokasikan untuk jemaah reguler malah digunakan untuk jemaah haji khusus," ujarnya.
Sebelumnya, Pansus Haji telah memanggil Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, untuk memberikan klarifikasi mengenai pembagian kuota haji 2024.
Baca Juga: BPKH Gelar Lomba Anugerah Jurnalistik 2024, Rayakan Milad ke-7 dengan Kreativitas
Dalam pertemuan tersebut, Fadlul menjelaskan, BPKH hanya bertugas mentransfer dana operasional haji berdasarkan pagu yang ditetapkan. Selama biaya yang diminta oleh Kementerian Agama tidak melebihi pagu, permintaan tersebut akan dipenuhi.
"Jika transfer tidak sesuai dengan permintaan, kami yang akan dianggap salah," jelas Fadlul dalam pertemuan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









