Bawaslu Ingatkan Jajaran Disiplin Terkait Data Pengawas Ad Hoc

AKURAT.CO Bawaslu meminta seluruh jajarannya untuk disiplin dalam memasukkan data pengawas ad hoc.
Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, mengatakan, sejauh ini data terkait pengawas ad hoc pada Pemilu 2024 masih belum sempurna.
Sedangkan pengawas ad hoc untuk Pilkada 2024 sudah hampir selesai dibentuk, tinggal pembentukan PKD di Aceh dan PTPS.
"Data ini sangat penting bagi kita. Data ini bisa kita gunakan sebagai bahan evaluasi untuk perumusan kebijakan selanjutnya. Data itu tidak sekadar kita tampilkan sebagai penunjuk postur jajaran pengawas kita tetapi juga sebagai referensi kita dalam kebijakan," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Menurut Herwyn, data pengawas ad hoc bukan hanya menunjukkan jumlah jajaran yang dimiliki Bawaslu berdasarkan kategori tertentu atau demografi.
Baca Juga: Ada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di GBK, Transjakarta Perpanjang Jam Layanan Besok
Data terkait pengawas ad hoc juga memiliki peran penting dalam melakukan evaluasi untuk perumusan kebijakan ke depannya.
Ia mencontohkan, kebijakan yang bisa dibentuk melalui data-data yang dimiliki Bawaslu, salah satunya tentang rekrutmen pengawas ad hoc.
"Selain itu, misalnya, regulasi pengawas ad hoc tidak memegang jabatan di pemerintahan bekerja sepenuh waktu, padahal di lembaga penyelenggara pemilu masih boleh," ujar Herwyn.
Dengan memiliki data pengawas ad hoc, Bawaslu bisa melakukan survei terkait sistem pengawasan.
Survei tersebut bisa mengevaluasi proses pengawasan di lapangan dan memperbaiki kendala-kendala yang dihadapi pengawas ad hoc.
"Kewajiban kita mempersiapkan hal ini, termasuk mempersiapkan pedoman, tata kelola keorganisasian seperti pembinaan, tata kerja dan pola hubungan, rapat pleno, dan lainnya. Data-data ini akan kita pertanggungjawabkan agar pasukan kita melakukan tugas dengan baik dan tanggung jawab," jelas Herwyn.
Baca Juga: Pramono Anung dan Rano Karno Usung Jargon 'Jakarta Menyala' di Pilkada 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








