PP Muhammadiyah Yakin Kabinet Bentukan Prabowo Representasikan Berbagai Golongan

AKURAT.CO Pimpinan Pusat Muhammadiyah meyakini susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto bakal merepresentasikan berbagai profesi, golongan dan kekuatan di masyarakat.
"Pak Prabowo itu sosok yang menguasai peta Indonesia, peta kekuatan masyarakat. Sehingga yang dipilih oleh beliau itu juga akan merepresentasikan berbagai profesi, golongan, kekuatan yang ada di masyarakat," jelas Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (4/10/2024).
Ia menyatakan menghormati siapapun menteri yang bakal dipilih Prabowo selaku presiden terpilih 2024-2029.
"Sekali lagi kita hormati, kita percaya," ujar Haedar.
Soal peluang menteri dari unsur Muhammadiyah, ia tidak ingin berspekulasi dengan menunggu susunan kabinet baru yang nantinya diumumkan Prabowo, setelah dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024.
"Jangan mendahului presiden terpilih, jadi kita tunggu 20 Oktober. Seluruhnya hak prerogatif presiden, kita hargai, kita hormati," kata Haedar.
Meski demikian, Haedar berpesan siapapun yang mendapat mandat sebagai menteri termasuk yang bakal mengampu bidang pendidikan mampu membangun Indonesia bukan hanya dari aspek fisik, namun juga raga dan jiwanya.
Baca Juga: Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 23 Persen di Kuartal Ketiga Tahun Ini
"Bangunlah jiwanya, bangunlah raganya untuk Indonesia Raya. Jadi Indonesia Raya itu tidak mungkin hanya fisik saja tapi juga harus ada jiwanya, bangunlah jiwanya," jelasnya, dikutip dari Antara.
Sebelumnya, Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut bahwa terdapat tiga kriteria bagi calon menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Pak Prabowo memberikan kesempatan bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam pemerintahan bila bisa memenuhi syarat yang diberikan Pak Prabowo," katanya.
Menurut Dahnil, ketiga kriteria tersebut yakni calon menteri dalam kabinet harus memiliki integritas, seiring dengan komitmen Prabowo yang ingin memberantas korupsi.
Kedua, harus memiliki kompetensi.
Baca Juga: Ruang Setjen hingga Gakkum KLHK Jadi Target Penggeledahan Tim Jampidsus Kejagung
Dahnil mengatakan, sejak awal Prabowo ingin membentuk zaken kabinet atau kabinet menteri yang mengurus berbagai hal spesifik dalam pemerintahan, sehingga calon menteri nantinya harus memiliki kompetensi.
Kriteria ketiga yaitu harus loyal terhadap Prabowo selaku panglima tertinggi dalam pemerintahan.
Sejauh ini, kata Dahnil, Prabowo sudah mengantongi beberapa nama yang akan dipilih sebagai menteri dalam kabinetnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







