70 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi di Akhir Masa Jabatan

AKURAT.CO Lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia menyatakan puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya.
Demikian terangkum dalam hasil survei terbaru yang digelar Indikator Politik Indonesia pada 22-29 Oktober 2024.
Indikator Politik Indonesia mencatat sebanyak 59,92 persen responden menyatakan cukup puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi.
Disusul 15,04 persen mengaku sangat puas; 20,21 persen kurang puas; 4,23 persen tudak puas sama sekali; dan 0,60 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Jika dijumlahkan, jawaban cukup puas dan sangat puas mencapai 74,96 persen.
Baca Juga: Mau Nikah? Tren Desain Undangan Pernikahan Online: Elegan dan Mudah Dibuat
Tingkat penilaian kondisi berbagai aspek yaitu ekonomi 44,8 persen atau sedang; politik 43,4 persen (sedang); keamanan 54,6 persen (baik); penegakan hukum 39,3 persen (baik); dan pemberantasan korupsi 31,7 persen (baik).
Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebut, alasan kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Jokowi antara lain dapat menjaga toleransi keberagaman, menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau, membangun sarana transportasi umum, menyediakan pendidikan yang terjangkau, dan menjaga persatuan bangsa.
"Hasil ini mencerminkan dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi serta kebijakan-kebijakan yang telah diimplementasikan selama ini," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, dikutip Selasa (8/10/2024).
Adapun, survei Indikator Politik Indonesia menggunakan metode sampel acak terhadap 3.540 responden.
Responden yang dipilih merupakan WNI berusia minimal 17 tahun.
Baca Juga: Spotify Rilis Fitur Cadangan Offline untuk Pengguna Premium
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







