14 Kader NU Masuk Pemerintahan Prabowo, Diharapkan Jadi Tonggak Kemajuan Rakyat

AKURAT.CO Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dipastikan masuk dalam kabinet Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Di mana, ada 14 kader Nahdlatul Ulama (NU) yang ditunjuk menjadi menteri dan wakil menteri.
Para menteri dan wakil menteri pun juga sudah mendapatkan pembekalan olah Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sejak Rabu (16/10/2024) kemarin.
Aliansi Santri Jakarta (ALASKA), memberikan apresiasi kepada Prabowo yang telah memberikan kesempatan kepada 14 orang kader NU, untuk menduduki kursi kabinet pada pemerintah lima tahun ke depan.
Ketua Umum ALASKA, Abdul Azis, berharap para calon menteri dan wakil menteri yang berasal dari kader NU itu, akan menjadi tonggak kemajuan rakyat Indonesia.
Baca Juga: Ada Pelantikan Prabowo-Gibran, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
"Saya pikir ini luar biasa ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Presiden terpilih sudah mempercayai kepada kader-kader NU yang akan menduduki kabinet ke depan," kata Abdul Azis di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Mantan ketua GP ANSOR DKI Jakarta ini mengungkapkan, kader-kader NU yang dipanggil Prabowo memiliki kualitas dan kapabilitas pada bidangnya masing-masing, dan tak perlu diragukan lagi tentang nilai pengabdiannya untuk bangsa serta negara.
"Sekali lagi kami ucapkan terima kasih Bapak Prabowo Subianto selaku Presiden terpilih RI dan kami akan mengawal semua kebijakan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta program-program pemerintahan ke depannya nanti," urainya.
Untuk diketahui, ada sekitar 14 calon menteri dan wakil menteri yang berasal dari kader NU yang sudah dipanggil Prabowo Subianto, sebagai berikut:
1. Muhaimin Iskandar (Mantan Ketum PB PMII dan Ketum DPP PKB) sebagai Menko Maritim dan Investasi.
2. Saifullah Yusuf (Mantan Ketum PP. GP. Ansor dan Sekjen PB NU ) sebagai Menteri Sosial.
3. Nusron Wahid (mantan Ketum PMII dan GP. Ansor/Golkar) sebagai Menteri Agraria, Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional.
4. Nasarudin Umar (PMII, Rois Syuriah PBNU) sebagai Menteri Agama.
5. Abdul Kadir Karding (mantan ketua PB PMII dan Sekjen DPP PKB) sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
6. Arifah Choiri Fauzi (PMII, Sekjen PP. Muslimat NU) sebagai Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak.
7. Erik Thohir (Ketua Lakpesdam NU) sebagai Menteri BUMN.
8. Wihaji (mantan Wakil Sekjen PP. GP. Ansor dan Wakil Ketum Golkar) sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
9. Rahmad Pambudi (IPNU) sebagai Menteri Perencanaan Pembanguan Nasional.
10. Juri Ardiantoro (PMII, Ansor, rektor Unusia) sebagai calon wakil menteri.
11. Aminuddin Makruf (Mantan Ketua Umum PB PMII) sebagai calon wakil menteri.
12. Faizal Reza (Wakil Ketum PKB/NU) sebagai calon wakil menteri.
13. Gus Miftah (PMII/PBNU) sebagai calon wakil menteri.
14. Gus Irfan Yusuf (Wakil Ketum Gerindra, mantan Walil Ketua LPNU, dan cucu pendiri NU) sebagai calon wakil menteri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









