PIS Luncurkan Program Ocean LiteraSea, Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Laut

AKURAT.CO Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, PT Pertamina International Shipping (PIS) meluncurkan program Ocean LiteraSEA di Museum Bahari, Jakarta.
Program yang merupakan bagian dari inisiatif BerSEAnergi untuk Laut ini, menegaskan komitmen PIS dalam mendukung pendidikan kelautan sejalan dengan visi global Ocean Decade yang dicanangkan PBB.
Acara yang dihadiri 100 siswa sekolah dasar dari wilayah pesisir Jakarta ini, menghadirkan berbagai kegiatan edukatif. Termasuk, jelajah museum dan pertunjukan Teater Anak bertema konservasi ekosistem laut.
PIS juga memperkenalkan Seanergy Quartet Card, yaitu kartu edukatif sebagai sarana belajar interaktif yang akan didistribusikan ke 11 sekolah dari Sumatera hingga Sulawesi.
Baca Juga: Tambah Rute Baru, Pertamina International Shipping Sukses Antarkan Gas LPG ke Negara Baltik
"Program ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk mendukung pendidikan kelautan. Kami, berkolaborasi dengan berbagai pihak, ingin memastikan generasi muda, khususnya anak-anak di wilayah pesisir, memiliki pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga kelestarian laut bagi masa depan," kata Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita.
Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta, Mis'ari, turut menyambut positif program ini sebagai bagian dari upaya edukasi kelautan untuk generasi muda.
Dukungan kuat juga datang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Deputi Direktur Restorasi Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Hery Gunawan Daulay, mengatakan Indonesia memiliki wilayah laut lebih dari 900.000 km2 yang harus dijaga bersama.
"Edukasi seperti ini sangat penting untuk memperkenalkan generasi muda pada pentingnya menjaga dan melestarikan laut," jelasnya.
Aktris dan pegiat lingkungan, Nadine Chandrawinata, yang hadir sebagai duta program turut berinteraksi dengan para siswa melalui permainan Seanergy Quartet Card.
"Menjaga laut adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui permainan edukatif ini, saya berharap anak-anak bisa lebih mudah memahami pentingnya menjaga ekosistem laut dan termotivasi untuk menjadi pelindung laut di masa depan," ungkap Nadine.
Program BerSEAnergi untuk Laut yang menaungi Ocean LiteraSEA ini, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Khususnya, poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 14 tentang pelestarian ekosistem laut.
Di tahun sebelumnya, program ini telah memberi manfaat kepada lebih dari 5.000 siswa di 49 sekolah se-Indonesia, termasuk pembangunan dan renovasi 9 perpustakaan sekolah. Ke depannya, PIS berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program Ocean LiteraSEA dengan menargetkan lebih banyak sekolah di wilayah pesisir Indonesia.
Selain kegiatan edukasi, program ini juga akan diperkaya dengan berbagai inisiatif pelestarian lingkungan laut seperti pembersihan pantai, penanaman mangrove, dan pemberdayaan masyarakat pesisir, sebagai bagian dari upaya komprehensif menjaga keberlanjutan ekosistem maritim Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







