Gubernur Lemhannas Tekankan Pentingnya Mitigasi Dampak Perubahan Iklim di Indonesia

AKURAT.CO Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, menyoroti kerentanan Indonesia terhadap dampak perubahan iklim dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI.
Rapat ini membahas Kajian Strategi Lemhannas terkait dinamika geopolitik nasional, regional, dan internasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
"Sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dan populasi besar, Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim," ujar Ace dalam rapat.
Baca Juga: Situs NTMC Polri Diblokir, Sempat Muncul Situs Judol M88 Ketika Diakses
Ace menjelaskan, Indonesia menghadapi tantangan seperti kenaikan permukaan laut, perubahan pola curah hujan, peningkatan suhu, kerusakan ekosistem, dan ancaman terhadap ketahanan pangan.
Meski begitu, ia menambahkan, perubahan iklim juga membuka peluang untuk membangun negara yang lebih berkelanjutan dan tangguh, asalkan langkah-langkah yang tepat segera diambil.
Menurut Ace, Indonesia harus gesit dalam menerapkan langkah-langkah mitigasi perubahan iklim, seperti mengurangi emisi gas rumah kaca melalui pengurangan bahan bakar fosil, meningkatkan penggunaan energi terbarukan, melindungi dan merehabilitasi hutan, serta mendorong efisiensi energi.
Selain mitigasi, Ace juga menekankan pentingnya adaptasi, seperti membangun infrastruktur tahan bencana, sistem peringatan dini, pengembangan pertanian tahan iklim, dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Baca Juga: Jaksa Agung Pastikan Kasus Tom Lembong Bebas Politisasi
"Langkah adaptasi yang perlu dilaksanakan adalah membangun infrastruktur yang tahan terhadap bencana, sistem peringatan dini, pertanian yang tahan terhadap iklim, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan," pungkas Ace.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








