Pemda Diminta Segera Teken NPHD untuk Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada

AKURAT.CO Pemerintah daerah diminta mempercepat pemenuhan pendananaan pengamanan TNI-Polri dan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Serentak 2024.
Hal itu juga disampaikan Pelaksana Harian Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan, dalam Rapat Asistensi Pemenuhan Pendanaan Pilkada Serentak 2024.
"Dengan sisa waktu hanya 14 hari lagi, dukungan pendanaan sangat dibutuhkan untuk kesuksesan penyelenggaraan pilkada serentak. Karenanya diharapkan agar pemda segera menyelesaikan penyaluran pendanaan pengamanan pilkada serentak," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11/2024).
Maurits meminta pemda segera memberikan kepastian. Agar kekurangan yang ada dapat disalurkan kepada TNI dan Polri sebelum pelaksanaan pemungutan suara.
Pemerintah pusat juga telah membentuk tim untuk dukungan personel keamanan.
Hal ini dilakukan untuk kelancaran pelaksanaan dan melibatkan seluruh stakeholder dari tiap kementerian dan lembaga terkait.
Baca Juga: Jay Idzes Siap Kawal Pertahanan Timnas Indonesia dengan Metode Italia Saat Hadapi Jepang
"Progres penyaluran agar segera dilaporkan kepada Ditjen Bina Keuangan Daerah dengan mengirimkan data dan dokumen pendukung melalui contact person yang telah ditunjuk untuk masing-masing wilayah," kata Maurits.
Data Ditjen Bina Keuangan Daerah, yang telah menandatangani NPHD dengan TNI ada 511 daerah.
Sedangkan, pemda yang telah menandatangani NPHD dengan Polri ada 535.
Jumlah yang telah merealisasikan 100 persen kepada TNI sebanyak 474 pemda dan yang belum realisasi ada 19.
Jumlah pemda yang telah merealisasikan 100 persen kepada Polri sebanyak 494 dan yang belum realisasi ada 13.
"Pemda diharapkan melakukan monitoring terhadap persoalan-persoalan yang muncul di daerah pada kendala yang ditujukan, sehingga NPHD bisa segera dicairkan," jelas Maurits.
Dia menambahkan, keberadaan TNI dan Polri dalam pilkada menjadi bagian sangat penting terkait pengamanan maupun skenario-skenario lain yang bisa berdampak pada potensi konflik.
Baca Juga: Ngebet Cepat Pisah, Venna Melinda Cari Sendiri Alamat Baru Ferry Irawan
"Kita berharap bisa menjadi zero mistake atau nol persoalan yang akan muncul dalam potensi kondusifitas pilkada," demikian Maurits.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








