Ketua DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Antisipasi di Lokasi Wisata Jelang Libur Akhir Tahun

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah untuk meningkatkan langkah antisipasi di lokasi wisata menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.
"Peringatan BMKG harus menjadi panggilan bagi pemerintah, terutama pemerintah daerah, untuk meningkatkan langkah antisipasi. Jangan sampai kesalahan yang sama soal bencana di tempat wisata terulang kembali," ujar Puan, Rabu (11/12/2024).
Merujuk insiden pohon tumbang di Monkey Forest, Ubud, Bali, yang menewaskan dua wisatawan asing dan melukai satu lainnya, Puan meminta pemerintah daerah segera melakukan mitigasi di tempat wisata, termasuk memeriksa pohon-pohon berisiko tumbang dalam cuaca ekstrem.
"Setiap pemda perlu memitigasi risiko seperti ini. Pastikan keselamatan pengunjung diutamakan, terutama dalam cuaca ekstrem saat ini," tegasnya.
Baca Juga: Duta Besar Norwegia Apresiasi Upaya Rehabilitasi Hutan di Kalimantan Selatan
Puan juga meminta langkah strategis untuk memitigasi bencana di lokasi wisata menjelang libur akhir tahun, saat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat.
"Pemerintah harus memastikan semua lokasi wisata aman dan kondusif, terutama yang memiliki wahana berisiko tinggi," jelasnya.
Selain itu, infrastruktur transportasi dan akses jalan juga harus dipastikan aman. Puan menyoroti banjir yang kerap terjadi di jalur transportasi darat seperti jalan tol.
Menurutnya, hal ini harus segera diantisipasi agar perjalanan masyarakat tidak terganggu.
Ia juga mengimbau koordinasi lintas lembaga, seperti BMKG, BPBD, Basarnas, TNI/Polri, dan pemerintah daerah, untuk memastikan mitigasi berjalan efektif.
"Belajarlah dari masa lalu. Pemerintah perlu mempersiapkan infrastruktur yang tahan bencana dan meningkatkan kesiapan penanganan darurat," tambahnya.
Puan mendorong BMKG untuk meningkatkan peringatan dini dan memaksimalkan upaya modifikasi cuaca guna mengurangi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir.
Baca Juga: Piala AFF: Shin Tae-yong Akui Timnas Indonesia Dihantui Kelelahan Jelang Lawan Laos
Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur tahan bencana, yang tidak hanya menyangkut biaya tetapi juga keselamatan masyarakat.
"Edukasi masyarakat melalui simulasi bencana dan pembentukan relawan lokal harus dilakukan untuk meningkatkan kesiagaan," katanya.
Puan menegaskan, DPR RI akan terus mengawasi implementasi kebijakan mitigasi bencana, termasuk mendorong langkah konkret dari pemerintah.
"Sebagai wakil rakyat, kami berkomitmen untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










