Erick Thohir Harap Waktu Tempuh Kereta Bandara Bisa Dipercepat dalam 6 Bulan ke Depan

AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, berharap Kereta Api (KA) Bandara bisa menjadi pilihan utama transportasi publik. Untuk itu, dia meminta agar waktu tempuhnya bisa dipercepat.
Dia mencatat, waktu tempuh KA Bandara saat ini mencapai 50 menit. Sehingga, dia meminta waktu tempuh bisa dipercepat demi meningkatkan efisiensi layanan.
"Kita sedang berhitung apakah waktu tempuh bisa dipersingkat menjadi 40 menit atau bahkan 35 menit. Konektivitas antara bandara dan pusat kota harus benar-benar terintegrasi, agar layanan ini menjadi pilihan utama masyarakat," kata Erick dalam keterangan di Jakarta, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga: Hore, Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta Diskon 45 Persen saat HUT ke-79 RI
Dia optimis, rencana ini dapat terealisasi dalam waktu enam bulan ke depan. Hal ini bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi publik, yang mendukung efisiensi dan kenyamanan penumpang.
"Saya rasa enam bulan cukup untuk merealisasikan rencana ini. Nanti, enam bulan lagi akan kita evaluasi dan tagih progresnya," ujarnya.
Layanan KA bandara saat ini baru melayani sekitar 1,5 juta penumpang per tahun. Dengan peningkatan kapasitas ini, dia berharap solusi tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas penumpang pesawat, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di area sekitar bandara dan jalan tol.
Menurutnya, peningkatan kapasitas dapat membawa dampak yang besar. Selain memberikan kenyamanan bagi penumpang, beban trafik di sekitar bandara dan jalan tol yang selama ini sering macet total juga dinilai bisa berkurang.
Baca Juga: Penumpang Kereta Api Melonjak Tajam Selama Libur Nataru
Kementerian BUMN terus berupaya meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan transportasi publik bagi penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Erick mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Holding BUMN aviasi dan pariwisata, InJourney, untuk bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kereta bandara sebagai moda transportasi yang efektif dan efisien menuju pusat Kota Jakarta.
"Tadi ada kesepakatan antara KAI dan InJourney Airports untuk memaksimalkan konektivitas dari Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui kereta bandara. Harapannya, layanan ini bisa melayani 10 juta penumpang per tahun, atau sekitar 20 persen dari total penumpang bandara yang mencapai 56 juta per tahun," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








