Akhir Bulan Presiden Prabowo Temui Raja Arab Saudi, Bahas Penambahan Kuota Jemaah Haji

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto akan menemui Raja Arab Saudi untuk membahas penambahan kuota jemaah haji bagi Indonesia.
Presiden Prabowo rencananya bakal melakukan kunjungan pada akhir Januari ini.
"Insya Allah, beliau (Presiden Prabowo) menjelaskan, akhir Januari akan melakukan perjalanan. Kami berharap beliau sampai ke Saudi dan ketemu Raja di sana yang menentukan kuota bisa ditambah atau tidak," ujar Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, kepada wartawan, Rabu (8/1/2025).
Baca Juga: Penurunan Biaya Haji Warisan yang Baik dari Kemenag
Ia menjelaskan, kuota jemaah haji Indonesia sudah diputuskan sebanyak 221 ribu untuk tahun ini.
Menurut Marwan, jumlah tersebut masih kurang untuk mengurangi daftar tunggu yang ada.
"Kemudian, mengenai tambahan kuotanya tahun ini karena sudah kita putuskan, sudah diketok dengan 221 ribu Jemaah. Ini masih butuh tambahan kita supaya mengurai tadi lamanya daftar tunggu," jelasnya.
Baca Juga: Biaya Haji Turun, MUI Ingatkan Kualitas Pelayanan Tak Boleh Ikut Kendur
"Karena usianya juga sudah tua. Kalau tidak berangkat sekarang agak rumit. Kelihatannya Pak Presiden agak sungguh-sungguh," tambahnya.
Marwan mengatakan, masa tunggu bagi calon jemaah haji sekitar 25 hingga 30 tahun.
Namun, masa tunggu di setiap provinsi berbeda. Ada yang lebih lama sekitar 49 tahun di sebuah kabupaten pada Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Komisi VIII DPR Soal Penurunan Biaya Haji: Prabowo Masih Belum Puas, Ingin Lebih Murah Lagi
"Tapi rata-rata antara 25 sampai 30 tahun. Ada tiga kabupaten di Sulawesi Selatan sudah mencapai 48 tahun. Ini cukup berat mengurai ini. Kalau mereka menunggu daftar tunggu itu ya keburu. Ya mungkin almarhumnya usianya tidak sampai di situ lagi. Ini yang kita butuhkan. Cara mengurainya satu ya tambahan kuota," paparnya.
Selain itu, DPR juga memungkinkan melakukan revisi Undang-Undang Penyelenggaran Ibadah Haji untuk menambahkan jumlah kuota jemaah.
"Nanti kita mungkin saja akan merevisi undang-undang haji yang bisa kita mengirimkan jemaah. Mungkin saja bersama dengan negara-negara sahabat yang tidak menghabiskan kuotanya," kata Marwan.
Baca Juga: Prabowo Apresiasi DPR dan Kemenag karena Berhasil Turunkan Biaya Haji 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









