Bawaslu Akan Bersikap Netral dalam Sidang Sengketa Pilkada 2024

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memastikan, akan bersikap netral dalam menghadapi perkara sengketa atau perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada) 2024.
Anggota Bawaslu, Totok Hariyono, menjelaskan dalam sidang PHP Kada, Bawaslu bertindak sebagai pihak Pemberi Keterangan. Peran ini serupa dengan kedudukan Bawaslu dalam sidang perselisihan hasil pemilu (PHPU) sebelumnya.
"Bawaslu tidak berpihak kepada Pemohon, yaitu peserta pemilihan kepala daerah, maupun Termohon, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU)," kata Totok kepada wartawan, Rabu (8/1/2024).
Baca Juga: DKPP Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu di Pemilu dan Pilkada 2024
Dia menambahkan, keterangan yang disampaikan oleh Bawaslu akan berlandaskan hasil pengawasan pada setiap tahapan pilkada, serta penanganan dugaan pelanggaran atau sengketa proses. Dia juga memastikan, bahwa Bawaslu tidak akan membekingi pihak mana pun dalam sidang tersebut.
"Kami berdiri di tengah untuk memberikan keterangan secara objektif terhadap apa yang telah dilakukan pada setiap tahapan pemilu oleh Bawaslu," jelas Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI itu.
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah melakukan registrasi terhadap 309 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP Kada) tahun 2024.
"Mahkamah Konstitusi telah meregistrasi 309 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah 2024 pada Jumat 3 Januari 2025," ujar Kabiro Humas dan Protokol MK, Pan Mohamad Faiz, dalam keterangannya, Minggu (5/1/2025).
Perkara PHP terbanyak yang diajukan, yaitu PHP Kada Bupati dan Wakil Bupati sebanyak 237. Sedangkan, PHP Wali Kota dan Wakil Wali Kota berjumlah 49 perkara, dan tingkat PHP Gubernur dan Wakil Gubernur sebanyak 23.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






