Nostalgia Pembagian Susu di Sekolah, Warganet Ikut Bahagia Lihat Video Siswa Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah yang berlangsung sejak, Senin, (6/1/2025) di total 26 provinsi mendapatkan respons positif dari warganet.
Adalah Tiktoker dengan akun @mr tiara mengaku tidak menyangka program ini akhirnya berjalan dan hal ini mengingatkannya momen gembira semasa sekolah di masa lalu, di mana saat itu kerap ada pembagian susu Milo di sekolah-sekolah.
"Siapa di sini yang kalau lihat anak-anak dapat makan siang gratis ikutan senyum. Aku dulu laperan melulu terus dapat makan gratis, apalagi susu gratis, dulu susu gratis kalau ada kunjungan Milo ke sekolah, niat sekali itu kita," ujar @mr tiara dilihat, Kamis, (9/1).
Ia pun berharap program ini akan membawa dampak yang baik terutama pertumbuhan tinggi badan dan berat badan anak.
"Aku juga tidak menyangka, banyak anak-anak yang habis makanannya, ini membanggakan, sumpah bangga banget. Harapannya berdampak baik terutama untuk tinggi dan berat badan anak," katanya.
Ungkapan @mr tiara ini disetujui warganet yang langsung merespons lewat kolom komentarnya.
"Malah ada juga yang gak mau makan makanannya katanya buat makan bareng ibunya, neneknya, kakaknya dirumah," tulis akun @pikkyblender.
Sementara aku @ARMYMOM menyebut sangat menanti-nanti program ini.
"Iya seneng banget, anak gue klu pulang sekolah gue tanyain udah dapat belum, makan gratis? anak gue jawab, belum ma, belum sampe giliran kali ya," katanya.
Selain bahagia respons haru juga disampaikan warganet, akun @Sinau Sabar mengaku selama ini banyak yang kurang peka ternyata banyak anak-anak yang kekurangan.
"Saya bukan cuma ketawa bestie tapi mewek juga, kita selama ini kurang tahu bagaimana anak-anak ternyata masih banyak yang kekurangan," tulisnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







