Beda dengan Litbang Kompas, Survei Celios Soroti Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Perlu Bebenah

AKURAT.CO Lingkar Madani (Lima) menyoroti hasil survei terbaru Center of Economic and Law Studies (Celios) terkait kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam survei tersebut, tingkat kesuksesan Presiden Prabowo hanya berada di angka 5, sementara Gibran di angka 2.
Direktur Eksekutif Lima, Ray Rangkuti, menilai hasil survei ini menjadi peringatan bagi pemerintahan saat ini untuk segera berbenah. Survei Celios juga memotret kinerja para menteri dan mengelompokkan beberapa di antaranya ke dalam kategori yang layak direshuffle akibat kinerja yang dinilai buruk.
"Jika melihat kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran berdasarkan survei ini, kita akan dihadapkan pada kenyataan bahwa begitu banyak hal yang harus diperbaiki dan dikerjakan. Tantangannya besar, persoalan yang harus diselesaikan juga tidak sedikit," ujar Ray di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).
Baca Juga: Angka Kepuasan Masyarakat Belum Cerminkan Target Indonesia Emas 2045
Dia menyinggung, perbedaan hasil survei Celios dengan survei litbang Kompas yang memberikan gambaran lebih positif terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Menurutnya, hasil survei Celios lebih mencerminkan tantangan nyata yang harus dihadapi untuk mewujudkan target Indonesia Emas 2045.
"Survei ini menjadi evaluasi penting. Jika pemerintah ingin mencapai Indonesia Emas, maka harus serius menyelesaikan persoalan yang ada," tegasnya.
Sebelumnya, Survei Litbang Kompas membahas soal 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Survei ini memberikan angka fantastis terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Gibran Rakabuming Raka dengan capaian tingkat kepuasan responden mencapai angka 80,9 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







