Menteri KP Bergurau: Ditanya Soal Kasus Pagar Laut, Malah Jawab Kelangkaan LPG 3 Kg

AKURAT.CO Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, kembali menjadi sorotan usai bergurau ketika ditanya awak media mengenai perkembangan kasus pagar laut.
Pernyataannya pun viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah.
Dalam video berdurasi 17 detik tersebut, Trenggono terlihat hendak meninggalkan Istana Negara usai rapat kabinet dan bersiap menaiki mobil dinasnya.
Awak media pun mengejar dan menanyakan target penyelesaian kasus pagar laut yang hingga kini masih belum menemukan titik terang.
Namun, alih-alih memberikan jawaban serius, Trenggono justru melontarkan gurauan dengan membandingkan kasus pagar laut dengan kelangkaan gas LPG 3 kilogram.
Baca Juga: Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN Upaya Hilangkan Bukti Kasus Pagar Laut? DPR: Perlu Diselidiki!
"Sekarang kan sudah LPG, mosok ditanya lagi," ucap Trenggono sembari tertawa kecil.
Saat ditanya lebih lanjut apakah kasus pagar laut dibahas dalam rapat kabinet, Trenggono mengelak.
"Enggak, tadi soal persiapan Lebaran," katanya singkat sebelum meninggalkan awak media.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, kembali mendesak pemerintah untuk segera mengungkap pihak di balik pembangunan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di Pantai Utara Tangerang, Banten.
"Kami mendesak pemerintah untuk segera mengumumkan siapa pemilik pagar ini, siapa yang membangun, siapa yang menyuruh, dan siapa yang membiayai?" ujar Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Ia mengaku heran dengan munculnya pagar laut sepanjang itu tanpa ada pihak yang bertanggung jawab.
Titiek menegaskan, pembangunan tersebut tidak mungkin dilakukan oleh nelayan karena biayanya yang sangat besar.
Baca Juga: Penyidikan Pagar Laut Harus Berdasarkan Fakta Bukan Politik Semata
"Masa tiba-tiba ada pagar sepanjang 30,16 kilometer? Ini enggak mungkin dibangun dalam 1-2 hari. Ada yang menghitung biayanya mencapai Rp12 miliar lebih. Jadi pemerintah harus segera mengungkap siapa dalang di balik ini," tegasnya.
Kasus pagar laut ini terus menjadi perhatian publik, terutama setelah Kementerian ATR/BPN mengalami kebakaran yang menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya dokumen penting terkait kasus ini.
Publik pun menantikan langkah tegas pemerintah dalam menyelesaikan polemik pagar laut yang masih menjadi misteri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








