Pertemuan Prabowo-Erdogan Buka Peluang Kolaborasi Lebih Luas

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik pertemuan bilateral Presiden RI, Prabowo Subianto dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (12/2/2025).
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, menilai adanya pertemuan tersebut sebagai langkah penting bagi kedua negara untuk meningkatkan hubungan persahabatan yang terjalin.
"Kehadiran Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdoğan, di Istana Kepresidenan Bogor menjadi momen penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki," ucap Syaikhu melakui instagram pribadinya @syaikhu_ahmad_, dikutip Kamis (13/2/2025).
Baca Juga: Prabowo Dapat Mobil Listrik dari Erdogan, Hadiah Persahabatan 75 Tahun Indonesia-Turki
Menurutnya, Indonesia dan Turki punya kesamaan nilai dan kedekatan historis. Hal ini diyakini, akan semakin mempermudah bagi kedua negara untuk menjalankan kerjasama strategis di berbagai sektor.
"Sebagai dua negara dengan kedekatan historis dan nilai-nilai yang serupa, saya yakin kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, perdagangan, dan pertahanan, dapat semakin berkembang demi kepentingan rakyat kedua negara," ujarnya.
Dia menilai, pertemuan ini juga menjadi pengingat bahwa politik yang beradab harus dibangun atas dasar komunikasi yang baik, persahabatan, dan komitmen bersama untuk bangsa.
"Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat sinergi kebangsaan dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Turki. Kita berharap hubungan ini terus meningkat dan membawa manfaat besar bagi rakyat kedua negara," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Syaikhu bersama sejumlah jajaran Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus lainnya turut diundang dalam jamuan santap siang antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








