Punya Penghasilan karena Masak Makanan Bergizi Gratis, Ibu Rumah Tangga di Banyuasin Bersyukur

AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto membawa kebahagiaan bagi para ibu rumah tangga (IRT) di Banyuasin, Sumatera Selatan. Mereka kini dapat memiliki penghasilan mandiri berkat program ini.
Seorang IRT di Banyuasin, Indah, membagikan pengalamannya melalui akun TikTok-nya. Ia mengungkapkan bahwa para ibu rumah tangga di wilayahnya kini menerima gaji yang dibayarkan setiap 10 hari. Mereka bekerja di dapur MBG, yang memberikan mereka kesempatan untuk memiliki penghasilan yang stabil dan mandiri.
"Terima kasih pak Prabowo, Gibran, dan masyarakat yang bayar pajak. Semenjak ada MBG, satu dapur MBG bisa membuka lowongan pekerja," kata akun TikTok @IndahDil, dikutip Minggu (23/2).
Menurutnya, keberadaan dapur MBG dapat membuka kesempatan atau lowongan bagi para IRT yang sulit untuk mendaftar pekerjaan karena faktor batas usia dan kemampuan.
"Ibu-ibu IRT ini mungkin mereka sudah susah cari pekerjaan lain, karena terbatas usia, skill, atau karena tidak punya kesempatan untuk kerja. Sekarang mereka sudah tidak nganggur lagi. Karena ada MBG, mereka bisa punya penghasilan bulanan dan tersenyum," ucapnya.
Para netizen di kolom komentar akun Indah berkomentar positif dengan adanya program MBG yang membuka lapangan pekerjaan bagi para IRT. Salah satunya, ada yang mengungkapkan usaha catring seorang netizen yang dapat menyerap 40 tenaga kerja untuk kegiatan MBG.
"Catring gue juga lagi proses ikut pengadaan MBG yang minimal menggunakan 40 karyawan, dari situ aja udah ada 40 orang pengangguran yang terserap, jadi semua berkesinambungan," ujar akun TikTok @Kuro.
Kemudian, ada juga seorang netizen yang menceritakan para IRT di dapur MBG wilayah Lamongan, Jawa Timur, termasuk ibunya sendiri yang saat ini bekerja sebagai data entry.
"Emak ku lulusan SD, kini juga dapat job bagian data. Lumayan katanya gajinya, daerah Lamongan, Jawa Timur," ujar akun TikTok @Wahyu niey.
Salah satu netizen di kolom komentar juga menyebutkan dampak MBG untuk lapangan pekerjaan IRT merupakan salah satu bentuk efisiensi yang diharapkan. Ia meminta para mahasiswa dapat melihat realita di akar rumput.
"Mahasiswa tidak mengerti, justru karena efisiensi ini banyak banget dampak positifnya bisa buka loker bagi ibu-ibu, bapak-bapak yang sudah berumur," kata akun @CantikSip.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








