Prabowo Sering Tampil Bareng SBY dan Jokowi, Bisa Jadi Awal Terbentuknya Presidential Club

AKURAT.CO Kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo, dalam beberapa kesempatan dinilai bisa menjadi awal mula terbentuknya Presidential Club.
Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai, terciptanya momen kebersamaan tersebut juga bisa menjadi bukti komitmen Prabowo untuk mewujudkan kerukunan di antara para pemimpin negara.
"Pak Prabowo konsisten. Dia bilang negara akan maju kalau pemimpinnya rukun. Dia sudah buktikan ini," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Hendri mencontohkan penampilan Prabowo dan dua presiden terdahulu yakni SBY dan Jokowi saat peluncuran BPI Danantara dan retret kepala daerah.
Baca Juga: PDIP Tak Temukan Urgensi Pembentukan Presidential Club Prabowo
Di mana, semuanya terlihat sangat kompak dan punya hubungan yang harmonis.
Menurutnya, Presidential Club bisa dijadikan sebagai forum informal yang bisa menguatkan politik Indonesia.
"Mereka tampil bersama-sama dalam acara seperti peluncuran Danantara, yang seolah ingin menegaskan kekompakan demi trust pasar dan trust publik," katanya.
"Ini bukan hanya simbol tapi platform strategis untuk melibatkan legacy pemimpin sebelumnya dan menunjukkan kekuatan bersatu," sambung Hendri.
Ia juga mengaitkan ide Presidential Club dengan kondisi ekonomi dan geopolitik saat ini.
Baca Juga: Ketua MPR RI Restui Prabowo Bentuk Presidential Club: Kalau Bisa Diformalkan
Menurutnya, Presidential Club bisa jadi sinyal kuat bahwa para pemimpin dapat bersatu untuk menghadapi tantangan.
"Dalam situasi geopolitik dan ekonomi yang tak stabil, masyarakat butuh jaminan keuangan keluarga diperbaiki. Penampilan para pemimpin bersama-sama menunjukkan Indonesia rukun, mendukung aktivitas ekonomi dan politik," jelas Hendri.
Ia lantas memuji langkah Prabowo yang kerap tampil bersama dengan SBY dan Jokowi.
Sebab, langkah ini tidak pernah diusahakan presiden-presiden sebelumnya.
Baca Juga: Bamsoet: Mengumpulkan Megawati, SBY, dan Jokowi dalam Presidential Club Jadi Tantangan Prabowo
Meski begitu, ia tidak memungkiri adanya tujuan politik di balik layar atas kebersamaan mereka bertiga tersebut. Tapi terpenting baginya yaitu publik dapat melihat kerukunan diantara para pemimpin.
"Jadi kalau ada yang bertanya ini kira-kira ada apa di belakang layar? Ini pasti ada belakang layarnya. Dan sangat mungkin ini tentang kekuatan ekonomi dan kestabilan politik di Indonesia. Tapi yang kita lihat tujuannya saja, kerukunan antara para pemimpin kita. Jadi mudah-mudahan ada efek sejuk dari ide Presidential Club ini," jelas Hendri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








