Pemerintah Dinilai Lamban dan Tak Konsisten Selesaikan Kasus Korupsi Pertamina

AKURAT.CO Pemerintah dinilai lamban dan terkesan tidak ada niat, untuk segera menyelesaikan kasus korupsi yang terjadi dalam beberapa waktu ini, salah satunya kasus korupsi Pertamina.
Pemerintah, terkesan memanfaatkan kebiasaan rakyatnya yang suka lupa jika terjadi kasus-kasus baru yang besar dan menjadi trending. Pemerintah pun terlihat seperti masa bodo, untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Bukan hanya lambat, seperti enggak ada niat, gitu loh. Karena mungkin memikirkan sifat rakyat Indonesia ini kan sudah lupa, nanti ada kasus ini ditindih dengan kasus ini. Nah, jadi pemerintah seperti, ini udah deh, enggak usah kita jelasin sebentar lagi ada kasus lain saja, ini hilang," kata Pakar Komunikasi Politik LSPR, Lely Arrianie, saat dihubungi Akurat.co, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Terbitkan Sprindik Korupsi Bank BJB, KPK Bakal Koordinasi dengan Penegak Hukum Lain
Dia mengatakan, saat ini masyarakat bukan lagi tidak percaya kepada pemerintah, namun juga marah. Dia menilai, bahwa rakyat seperti dipermainkan dengan berbagai rentetan kasus.
Seperti, pengungkapan kasus pagar laut, selain itu kebijakan gas LPG. Sementara dari kasus pertamina, rakyat dipaksa untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) Pertamax, alih-alih dengan harapan pemerintah subsidi dapat tepat sasaran.
"Jadi bukan hanya tidak percaya, marah iya, kesel iya. Sepertinya semua hal yang berkaitan dengan rakyat itu dipermainkan, bukan hanya kasus pertamina kan kasus pagar laut dan kasus gas melon tiba-tiba ditarik kebijakannya," ujarnya.
Karena itu, dia berharap pemerintah dapat konsisten dalam menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi belakangan ini. Dia menegaskan, bahwa pemerintah harus lebih konsisten dalam memenuhi janji-janji politiknya.
"Janganlah janji politik satu belum terpenuhi timbul masalah. Gimana mau memenuhi janji kalau semua bidang dan semua segmen pemerintah melakukan korupsi kaya gini," jelasnya.
"Jadi konsisten itu yang tidak ada, kita harap pemerintah konsisten lah," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






