Mendagri Tito Optimis Kopdes Merah Putih Mampu Kendalikan Laju Urbanisasi

AKURAT.CO Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, diharapkan bisa memperkuat perekonomian desa dan menjadikannya sebagai sentra ekonomi baru, yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mengatakan Kopdes Merah Putih merupakan langkah strategis dalam mengatasi berbagai persoalan perdesaan, termasuk mengendalikan laju urbanisasi.
"Untuk menjaga agar desa tidak terjadi urbanisasi dan desa menjadi sentra ekonomi penghasil produksi, yang menyumbang pertumbuhan ekonomi. Itu kira-kira harapan kita," kata Mendagri, Rabu (12/3/2025).
Baca Juga: Sambut Baik Koperasi Merah Putih, Sultan: Agar Desa Menjadi Produktif dan Mandiri
Selain sebagai pusat ekonomi baru, Kopdes Merah Putih berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa. Bahkan dengan adanya koperasi, hasil produksi petani dapat terserap dengan baik, sehingga mereka terlindungi dari praktik kecurangan yang merugikan.
"Dan dapat memotong dari kesulitan yang mereka alami selama ini. (Seperti) praktik dari tengkulak, rentenir, ijon, dan lain-lain, karena semua diambil alih oleh Kop Des Merah Putih ini," jelasnya.
Dia menekankan, keberadaan koperasi ini juga diharapkan dapat menciptakan ekonomi desa yang lebih sehat dan berkeadilan.
Bahkan, program-program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa akan lebih mudah diimplementasikan dengan kehadiran Kop Des Merah Putih ini. Seperti, apotek desa dengan obat generik yang harganya murah.
"Masyarakat tertolong, rakyat desa tertolong, murah obatnya. Dan pupuk misalnya, juga penyaluran pupuk bisa disalurkan melalui koperasi, sehingga tepat sasaran, yang subsidi terutama. Karena desa yang paling paham petani mana yang perlu subsidi, mana yang tidak," ucapnya.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Bisa Bantu Masyarakat Desa Keluar dari Jeratan Pinjol
Selain itu, Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara menyeluruh. Menurutnya, koperasi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan ekonomi.
Menurutnya, menghapus kemiskinan di desa adalah kunci utama bagi kemajuan Indonesia. Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional tidak akan bermakna jika masih banyak masyarakat desa yang hidup dalam kemiskinan.
"Karena pembangunan ini, kemajuan Indonesia tidak ada artinya kalau desa-desa tidak maju. Kemampuan Indonesia, tidak ada artinya kalau masih banyak rakyat, khususnya di desa, yang miskin," tegas dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







