Pemerintah Akan Bentuk BP3 Dorong Pembangunan Perumahan Lebih Berimbang

AKURAT.CO Pemerintah akan segera membentuk Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3), sebagai komitmen untuk menghadirkan keadilan di sektor perumahan.
Hal ini disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (19/3/2025) malam.
Baca Juga: Kadin Siapkan Program Perumahan Layak dan Pelatihan Tenaga Kerja Migran
Maruarar menyebutkan, pembentukan BP3 ini juga merupakan bagian dalam menjalankan amanat Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Dengan adanya BP3, pembangunan perumahan diyakini akan menjadi lebih berimbang.
"BP3 ini adalah hunian berimbang, di mana pengembang kalau dia membangun satu rumah mewah, dia wajib membangun dua rumah yang sedang, dan tiga rumah yang sederhana. Ini untuk mengedepankan keadilan sosial," ucapnya.
Dia mengatakan, wacana pembentukan ini juga selaras dengan prinsip Presiden Prabowo, yang selalu mengedepankan keadilan dan kebijakan-kebijkan yang prorakyat.
"Bapak Presiden selalu dengan Pancasila dan konstitusi, ada keadilan sosial. Jadi, BP3 ini akan segera kami bentuk supaya ini bisa berjalan asas keadilan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







