Mendagri Minta Pemda Perbaiki Jalan Rusak demi Kelancaran Mudik Lebaran 2025

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam memastikan kelancaran arus mudik, serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari raya Idulfitri.
Menurutnya, kelancaran arus mudik sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan. Oleh karena itu, dia meminta kepala daerah segera memperbaiki jalan yang rusak guna menghindari perlambatan perjalanan.
Koordinasi ini pun telah dilakukan melalui daring dengan seluruh kepala daerah. Dengan fokus utama ialah memastikan arus mudik dan arus balik berjalan lancar dan aman.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Pegadaian Hadirkan Gadai Bebas Bunga untuk Masyarakat
Kemendagri juga berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Sehingga dari bulan lalu kami minta untuk semua diperbaiki, jalan-jalan berlubang, banjir, supaya tidak terjadi slowdown atau melamban perjalanannya," ujar Mendagri dalam keterangannya, Jumat (21/3/2025).
Selain infrastruktur jalan, dia juga menyoroti penataan pasar tumpah yang kerap menjadi penyebab kemacetan di jalur utama mudik. Dia mengapresiasi, langkah sejumlah kepala daerah yang telah mengambil kebijakan strategis dalam pengelolaan transportasi, seperti di Jawa Barat yang menata pangkalan delman selama puncak arus mudik dan balik.
Dia juga mengingatkan, pentingnya pengawasan di pelabuhan dan bandara, terutama yang dikelola oleh pemerintah daerah. Dia menekankan, agar standar operasional prosedur (SOP) di pelabuhan diperketat guna mencegah kelebihan kapasitas yang dapat memicu kecelakaan.
"Kita sudah meminta juga untuk masalah SOP-nya untuk diterapkan dengan ketat, jangan sampai overload terbalik nanti kapal seperti peristiwa di Danau Toba. kemudian perlu juga menyiapkan pelampung," tegasnya.
Di samping kelancaran mudik, Tito juga menekankan pentingnya stabilitas harga pangan. Kemendagri secara rutin, mengadakan rapat koordinasi guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman serta mengendalikan laju inflasi.
Baca Juga: PLN Siapkan 1.000 SPKLU di Jalur Mudik Lebaran 2025
"Saat ini saya kira untuk masalah pangan cukup terkendali. Inflasi kita juga sangat rendah, harga makanan dan minuman relatif terkendali," jelas Mendagri.
Dia mengungkapkan, stok beras nasional dalam kondisi aman karena saat ini memasuki puncak panen yang berlangsung hingga April 2025. Ketersediaan jagung juga mencukupi, sehingga harga daging ayam dan telur tetap stabil.
Meski demikian, dia meminta kepala daerah tetap waspada dan aktif turun ke lapangan untuk mengecek langsung harga di pasar.
"Ini adalah ujian pertama [bagi kepala daerah], jadi tolong berkenaan kepada kepala daerah, ujian pertama ini betul-betul kerja keras dengan semua pihak, agar daerah masing-masing terlaksana kegiatan liburan, Lebaran di tahun 2025 ini," pungkasnya.
Sebelumnya, Mendagri menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi 'Ketupat-2025' dalam Rangka Pengamanan Idulfitri 1446 H di Lapangan Upacara Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/3/2025).
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat-2025 ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








