250 Ribu Tiket Whoosh Terjual di Momen Libur Lebaran, Didominasi Tujuan Bandung

AKURAT.CO Selama masa libur Lebaran 2025, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) telah melayani 250 ribu penumpang Whoosh, dengan rata-rata volume harian mencapai 20-21 ribu penumpang.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan, dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 16-18 ribu penumpang per hari.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan puncak perjalanan di libur Lebaran sementara terjadi pada Kamis (3/4/2025), di mana KCIC mencatat jumlah penumpang tertinggi, yaitu 22.340 penumpang dalam sehari.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025, KCIC Permudah Perubahan Jadwal dan Pembatalan Tiket Whoosh
"Penumpang pada keberangkatan beberapa hari terakhir didominasi oleh penumpang yang memanfaatkan Whoosh untuk berlibur baik ke Bandung, Jakarta, juga Karawang," ujar Eva dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).
Dia memprediksi, angka ini akan terus melambung sampai akhir libur pada 7-8 April 2025 mendatang. "KCIC memprediksi angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 24 ribu penumpang per hari menjelang akhir periode libur Lebaran," jelas dia.
Selain itu, KCIC mencatat, rute Halim-Padalarang menjadi favorit dengan total 86 ribu penumpang, disusul oleh rute Padalarang-Halim sebanyak 77 ribu penumpang, dan rute Halim-Tegalluar Summarecon dengan 35 ribu penumpang.
Sementara itu, berdasarkan data naik turun penumpang, Stasiun Halim menjadi yang paling padat dengan total 234 ribu penumpang.
Stasiun Padalarang mencatat 170 ribu penumpang, diikuti oleh Stasiun Tegalluar Summarecon dengan 69 ribu penumpang, dan Stasiun Karawang dengan 15 ribu penumpang.
Baca Juga: Rebutan Tiket Whoosh untuk Lebaran 2025 Dimulai, 808 Ribu Kursi Siap Layani Pemudik
KCIC mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket secara online melalui aplikasi resmi mitra KCIC Whoosh.
Pihaknya mengapresiasi, antusiasme masyarakat dalam menggunakan Whoosh selama libur Lebaran ini. Dan akan terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan kemudahan akses pemesanan tiket dan fleksibilitas perubahan jadwal.
"Dengan meningkatnya jumlah penumpang, kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar pengalaman bepergian tetap nyaman dan lancar," tutup Eva.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








