Baznas Salurkan 10 Ribu Sarung untuk Masyarakat Muslim Terdampak Gempa Myanmar

AKURAT.CO Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, mendistribusikan 10.000 sarung untuk masyarakat muslim terdampak gempa di Myanmar. Bantuan ini diberikan sebagai upaya memenuhi kebutuhan sandang para penyintas di masa pemulihan pasca bencana.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan pendistribusian bantuan yang dilakukan ini merupakan respons cepat terhadap kondisi para penyintas, yang kehilangan tempat tinggal dan mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.
"Sarung menjadi salah satu kebutuhan sandang mendesak yang dapat digunakan sebagai pakaian sehari-hari sekaligus perlindungan dari cuaca ekstrem," ujar Saidah dalam keterangannya, Kamis (10/4/2025).
Gempa di Myanmar beberapa waktu lalu menyebabkan ribuan warganya kehilangan tempat tinggal, bahkan banyak dari mereka terpaksa tinggal di pengungsian dengan fasilitas yang sangat terbatas. Dalam kondisi ini, kebutuhan sandang menjadi salah satu aspek yang harus segera dipenuhi.
Baca Juga: Di Sidang Parlemen Internasional, BKSAP DPR Perjuangkan Resolusi Palestina dan Myanmar
"Baznas berupaya untuk terus meringankan beban saudara-saudara kita di Myanmar yang tengah mengalami musibah. Sarung dipilih karena merupakan kebutuhan harian yang esensial, terutama bagi masyarakat muslim yang turut menjadi penyintas gempa," ujarnya.
"Selain multifungsi, sarung juga dipilih karena untuk alat ibadah, sarung juga dapat digunakan sebagai pakaian, bahkan alas tidur. Sarung juga memiliki nilai kultural dan religius yang tinggi bagi umat Muslim," tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan sarung, Baznas juga memberikan 100 unit genset, 50 unit tenda, 1.000 paket hygiene kit khusus untuk wanita dan anak-anak, 5.000 selimut, 50 unit terpal, serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak gempa di Myanmar.
Menurutnya, sejumlah bantuan yang disalurkan oleh Baznas, termasuk 10.000 sarung ini menjadi simbol kepedulian masyarakat Indonesia kepada masyarakat terdampak gempa di Myanmar.
Dia berharap, berbagai bantuan, termasuk bantuan sarung ini bukan sekadar pemenuhan sandang saja, tetapi juga membawa semangat persaudaraan dan memberikan kehangatan di tengah keterbatasan yang dihadapi para penyintas.
"Semoga dengan bantuan masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa di Myanmar," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









