Desa Rengel Tuban Bisa Jadi Contoh Pembentukan Kopdes Merah Putih

AKURAT.CO Desa Rengel di Tuban, Jawa Timur, bisa menjadi contoh proses pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, dalam mewujudkan target 80 ribu Kopdes di seluruh Indonesia.
Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, menyebutkan desa ini bisa menjadi contoh karena melihat potensi dan kesiapan untuk dibentuknya Kopdes di Kabupaten Tuban, khsusunya di Desa Rengel.
"Sebab, Desa Rengel itu sudah mendahului pembentukan Kopdes Merah Putih. Ini menjadi salah satu dari sejumlah desa yang sekarang sudah terbentuk Kopdeskel Merah Putih," kata Zabadi, saat melakukan sosialisasi Kopdeskel Merah Putih, di Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (18/4/2025).
Baca Juga: Kemendagri Minta Pembentukan Kopdes Merah Putih Terintegrasi Perencanaan Daerah
Dalam sosialisasi di sela-sela audiensi dengan Apkasi tersebut, dia membahas tentang manfaat dan konsep bisnis Kopdes Merah Putih, peta jalan pembentukan Kopdes Merah Putih, sumber pendanaan dan modeling Kopdes Merah Putih, hingga peran pemerintah daerah dalam pembentukan Kopdes Merah Putih.
Dia berharap daerah-daerah lain, khususnya di Jatim, bisa segera dan serius menyiapkan dan mengimplementasikan program strategis dari Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Ini juga sebagai bentuk tingginya komitmen dari Gubernur Jatim Khofifah Indarparawangsa. Sehingga, pada akhir Juni mendatang, seluruh desa di Jatim sudah terbentuk Kopdes Merah Putih," imbuhnya.
Baginya, apabila inisiatif pembentukan Kopdes bisa lebih maju lagi, maka tak sampai dua bulan ke depan sudah bisa mewujudkan target 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.
"Terlebih lagi, Presiden Prabowo sudah menginstruksikan 18 kementerian, Gubernur, dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia, untuk melakukan percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih," terangnya.
Kemudian, dari sisi pedoman atau Juklak, bagaimana cara-cara pembentukannya, juga sudah tersosialisasi dengan baik. "Presiden ingin desa-desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, menghilangkan praktik-praktik rentenir di desa, sekaligus menjadi pemerataan ekonomi," jelas Zabadi.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Urbanisasi dan Motor Ekonomi Desa
Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menegaskan bahwa pihaknya bakal mendukung penuh pembentukan dan kehadiran Kopdes Merah Putih di wilayahnya.
"Saya meyakini, kehadiran Kopdes Merah Putih di desa-desa di Tuban akan membawa dampak positif untuk perekonomian Tuban," kata Joko.
Bahkan dia meyakini, kehadiran Kopdes Merah Putih mampu memutus mata rantai perekonomian, khususnya di desa-desa. Sehingga, tercipta keterjangkauan daya beli masyarakat, hingga ketersediaan pangan terjamin dalam kaitan Ketahanan Pangan.
Untuk itu, jajarannya sudah mendapat asupan informasi yang cukup terkait Kopdes Merah Putih. Dari mulai apa core business-nya, tata cara pengelolaan koperasi, logistik, hingga lokasi-lokasi tempat usaha.
"Kita juga sudah memahami terkait proses pembentukan dan mekanisme pengelolaan koperasi yang baik," jelasnya.
Baca Juga: Dukung Pembentukan Kopdes, Pemda Bisa Gunakan Anggaran Belanja Tidak Terduga
Nantinya, pihaknya akan memfasilitasi pemerintah desa dalam pembentukan Kopdes Merah Putih, dimulai oleh desa-desa yang ada di Tuban.
Joko berharap, para kepala desa memiliki jiwa enterpreneur, bukan hanya sekadat tata kelola koperasi. Sehingga, diharapkan tumbuh ekonomi kreatif yang melambungkan potensi-potensi produk unggulan dari desa-desa.
"Saya titip kepada para kepala desa agar ini dikelola dengan akutabel dan tetap berpedoman dengan Juknis dalam hal pengelolaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








