Pemindahan ASN ke IKN Ditunda, Tunggu Arahan Presiden dan Finalisasi Infrastruktur

AKURAT.CO Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengonfirmasi bahwa rencana pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditunda.
Penundaan ini juga menyusul belum rampungnya berbagai aspek teknis dan kelembagaan di lingkup pemerintahan pusat.
"Kami sudah menyampaikan surat penundaan kepada seluruh kementerian, lembaga, dan pegawai ASN mengenai penundaan pemindahan ini melalui surat MenPAN yang kami tandatangani pada tanggal 24 Januari 2025," ujar Rini dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4/2024).
Baca Juga: Pemindahan ASN ke IKN Tunggu Perpres, DPR: Menteri Jangan Buat Kebijakan Sendiri
Menurutnya, penundaan ini berkaitan langsung dengan kondisi terkini di pemerintahan yang tengah mengalami penataan organisasi dan tata kerja, seiring dengan perubahan struktur di bawah Kabinet Merah Putih.
"Inti surat tersebut adalah bahwa pemindahan kementerian/lembaga dan pegawai ASN yang direncanakan tahun 2024 belum dapat dilaksanakan, mengingat terjadinya penataan organisasi dan tata kerja sebagian kementerian dan lembaga pada Kabinet Merah Putih," jelasnya.
Dia menambahkan, proses konsolidasi internal di masing-masing instansi pemerintah saat ini juga masih berjalan, dan membutuhkan waktu lebih lama sebelum pemindahan ke IKN dapat dilakukan.
"Kementerian dan lembaga pada Kabinet Merah Putih tersebut sedang pada tahap konsolidasi internal di masing-masing instansinya," imbuh Rini.
Selain faktor kelembagaan, kesiapan infrastruktur fisik di IKN juga menjadi salah satu alasan utama penundaan.
Hingga akhir 2024, pemerintah masih melakukan penyesuaian terhadap pembangunan gedung perkantoran dan hunian ASN, menyesuaikan perubahan jumlah kementerian dan lembaga di kabinet baru.
"Sampai akhir tahun 2024, masih dilakukan penyesuaian terhadap gedung perkantoran dan unit hunian untuk ASN, terkait dengan berubahnya jumlah kementerian dan lembaga," urainya.
Baca Juga: Otorita IKN Siapkan Layanan Terbaik Sambut Kunjungan Masyarakat Saat Libur Lebaran
Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti untuk pelaksanaan pemindahan ASN ke IKN. Pihaknya masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto, termasuk penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar hukum pemindahan tersebut.
"Adapun jadwal finalnya nanti, kami belum mendapatkan arahan dari Bapak Presiden. Mengingat juga Perpres mengenai pemindahan sampai hari ini juga belum ditandatangani oleh Bapak Presiden," pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan tahap awal pemindahan ASN ke IKN dimulai pertengahan 2024, bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-80. Namun dengan adanya dinamika struktural dan teknis, agenda tersebut kini mengalami penyesuaian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








