Masalah Saldo e-Toll dan Istirahat di Bahu Jalan Jadi Biang Kerok Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2025

AKURAT.CO Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Kombes Aries Syahbudin, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2025 adalah kurangnya saldo e-toll saat pembayaran di gerbang keluar tol.
“Permasalahan yang paling banyak menimbulkan kepadatan di tol adalah kekurangan saldo e-toll. Ini terus kami sosialisasikan,” ujar Aries dalam rapat evaluasi infrastruktur dan transportasi mudik-balik Lebaran 2025 di Gedung DPR RI, Rabu (23/4/2025).
Sementara itu, untuk arus balik, banyaknya pemudik yang beristirahat di bahu jalan juga menjadi masalah klasik.
Menurut Aries, hal ini terjadi karena rest area sudah tidak mampu menampung jumlah kendaraan.
“Kalau saat mudik, semangat masih tinggi. Tapi saat arus balik, masyarakat sudah kelelahan dan banyak yang berhenti di pinggir jalan untuk istirahat,” jelasnya.
Aries juga menyoroti dampak kebijakan Work From Anywhere (WFA) terhadap pola pergerakan kendaraan.
Ia mencatat lonjakan signifikan kendaraan yang keluar dari Jakarta pada hari terakhir kerja resmi, Jumat (25/3/2025), yang mencapai 157.909 kendaraan dari prediksi 135 ribu.
“Prediksi awal 135 ribu, tapi realisasinya hampir 158 ribu kendaraan. Namun, pada Sabtu dan Minggu jumlahnya menurun. Ini menunjukkan kebijakan WFA cukup berdampak pada mobilitas masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan bahwa permasalahan saldo e-toll seharusnya tidak terjadi karena merupakan tanggung jawab pribadi pengemudi.
“Pengemudi harus memastikan saldonya cukup sebelum masuk tol. Kalau tidak, itu jadi sumber kemacetan,” tegasnya.
Lasarus pun merangkum tiga poin utama penyebab kepadatan arus mudik dan balik tahun ini, yakni: manajemen lalu lintas yang perlu diperkuat, penerapan WFA yang berdampak signifikan, serta saldo e-toll yang tidak mencukupi di gerbang tol.
Baca Juga: Piala Sudirman: Ganda Putra Merata, Fajar/Rian Waspadai Kekuatan Denmark dan India di Fase Grup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








