Wamensesneg Tak Permasalahkan Video Monolog Gibran: Ada Banyak Cara Komunikasi Pemerintah

AKURAT.CO Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, menyatakan tidak ada kekeliruan dari apa yang dilakukan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam membuat video monolog.
Menurutnya, para pejabat negara memiliki cara untuk menyampaikan informasi dan program-program pemerintah.
"Ada banyak cara komunikasi para pejabat, Pak Presiden, Pak Wapres, pak menteri dan seluruh pejabat yang lain tentu punya kepentingan untuk menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui oleh masyarakat. Ya kan, baik mengenai program pemerintah maupun terhadap hal-hal yang penting untuk segera disampaikan kepada publik, kepada masyarakat," jelas dia saat ditemui di Komplek Parlemen DPR/MPR RI di Jakarta, Minggu (27/4/2025).
Baca Juga: Gibran Bermonolog: Ada 28 Komoditas Unggulan untuk Hilirisasi, Potensinya Capai Rp13 Triliun
Dia menekankan, yang terpenting ialah pesan yang disampaikan kepada masyarakat sampai dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan informasi yang lebih tepat, benar, dan langsung dari sumbernya.
"Masyarakat tidak banyak mendapatkan informasi-informasi yang sudah di-cloning gitu sehingga bias informasi dan kadang-kadang informasi yang beredar seringkali sudah bias dan tidak benar," ucapnya.
Juri juga menanggapi pernyataan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus, yang meminta Wapres Gibran untuk kerja dibandingkan membuat video. Menurutnya, bicara juga menjadi salah satu pekerjaan pejabat.
"Salah satu pekerjaan pejabat itu ya bicara. Salah satu pekerjaan Pak Presiden, Pak Wapres, para menteri ya bicara. Menyampaikan hal yang menjadi kebijakan, masa orang bicara dilarang," ungkap dia.
Bahkan menurutnya, pentingnya peran pejabat jika dapat menyampaikan langsung informasi. "Baik sekali kalau para pejabat bisa menyampaikan langsung informasi yang benar yang dimiliki, Termasuk pak wapres," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








