Di Forum Parlemen OKI, Puan Dorong Kerja Sama Ekonomi Strategis dengan Negara Sahabat

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani memanfaatkan momentum Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) yang digelar di Jakarta untuk mendorong penguatan kerja sama bilateral, terutama di sektor ekonomi, pendidikan, dan pertahanan, dengan sejumlah negara mitra.
Dalam serangkaian pertemuan bilateral di sela konferensi, Puan berdialog langsung dengan pimpinan parlemen dari Aljazair, Bahrain, Oman, dan Republik Ceko.
Ia menyampaikan sejumlah inisiatif strategis untuk memperluas kolaborasi antarnegara, termasuk di bidang perdagangan, investasi, hingga kerja sama teknologi pertahanan.
Kepada delegasi Aljazair, Puan menegaskan potensi besar yang bisa digarap bersama, terutama di sektor infrastruktur, pertambangan, dan industri makanan.
Ia juga mendorong kerja sama pendidikan melalui program beasiswa serta membuka peluang penguatan hubungan antarwarga melalui penerbangan langsung.
“Aljazair memiliki posisi penting bagi Indonesia di Afrika Utara. Kami ingin mengembangkan kemitraan di bidang strategis dan membuka ruang lebih besar untuk pertukaran pelajar,” ujar Puan, Selasa (13/5/2025).
Baca Juga: Puan Ajak Negara-negara Islam Bersatu Perjuangkan Keadilan dan Perdamaian Dunia
Dalam pertemuan dengan delegasi Bahrain, Puan menyoroti peningkatan signifikan perdagangan bilateral yang tumbuh 13,8 persen pada 2024.
Ia mengundang Bahrain untuk menanamkan investasi di sektor energi terbarukan Indonesia, sekaligus memperluas kerja sama pendidikan—khususnya antara universitas di bidang pertanian dan ekonomi syariah.
“Bahrain merupakan pasar penting bagi ekspor Indonesia. Kami juga melihat peluang besar untuk kolaborasi dalam transisi energi bersih,” paparnya.
Sementara itu, saat berdiskusi dengan Ketua Dewan Syura Kesultanan Oman, Puan menyambut positif tren perdagangan bilateral Indonesia–Oman yang terus menunjukkan peningkatan.
Ia menyampaikan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama berbasis prinsip kesetaraan dan keuntungan bersama.
“Kami percaya, dengan semangat saling menguntungkan, kerja sama ekonomi Indonesia–Oman akan tumbuh signifikan,” katanya.
Pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Republik Ceko, Jan Skopecek, menjadi ajang memperkuat kolaborasi lintas benua.
Puan menekankan pentingnya kerja sama pertahanan, khususnya di bidang teknologi dan akademik, untuk menghadapi tantangan global bersama. Ia juga mendorong kolaborasi dalam pengembangan ekonomi hijau.
“Kerja sama pertahanan dan teknologi akan memperkuat stabilitas kawasan serta ketahanan nasional kedua negara,” ucapnya.
Puan pun meminta dukungan parlemen Ceko terhadap percepatan perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA), sekaligus menolak kampanye negatif terhadap produk sawit Indonesia.
“Kita harus melawan diskriminasi terhadap komoditas Indonesia dengan dialog dan kerja sama yang konstruktif,” tegasnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggung Kebutuhan Anak Korban Ledakan di Garut, per Keluarga Rp50 Juta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









