Candi Borobudur Mau Dipasang Stairlift Demi Permudah Kunjungan Prabowo, Istana: Nanti Bisa Dibongkar

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hasan Nasbi, mengomentari pembangunan stairlift di Candi Borobudur dalam rangka menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Dia mengatakan, pembangunan stairlift tersebut sebagai bentuk persiapan pihak pengelola untuk memudahkan kunjungan Presiden Macron ke Borobudur yang akan ditemani Presiden Prabowo Subianto.
"Nanti beliau akan ditemani oleh Presiden Prabowo rencananya selama di sana. Dan pihak pengelola menyiapkan beberapa fasilitas untuk memudahkan kunjungan," ujar Hasan kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/5/2025).
Baca Juga: Ikuti Sesi Pleno KTT ke-46, Prabowo Komitmen Perkuat Ketahanan ASEAN
Hasan mengatakan, penyediaan fasilitas tersebut bermanfaat untuk efisiensi waktu untuk menaiki Candi Borobudur. Sebab, Hasan mengatakan bahwa tinggi Candi Borobudur setara dengan tinggi gedung 12 lantai.
"Jadi Presiden Prancis tentu dalam kunjungan kenegaraan waktunya terbatas. Bukan kayak kita kalau liburan ke Borobudur seharian di situ. Waktunya ketat, waktunya terbatas, sehingga juga disiapkan fasilitas untuk memudahkannya agar bisa menapaki setiap tingkat yang ada di Borobudur," tuturnya.
Dia memastikan, pembangunan stairlift tersebut juga dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Sehingga, tidak akan merusak Candi Borobudur yang berstatus sebagai cagar budaya.
"Itu semua dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan dan tidak ada paku, tidak ada bor. Jadi hanya ditaruh, didudukan, ditaruh saja. Jadi nanti ketika misalnya itu selesai, itu bisa dibongkar dengan mudah," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









