Wakil Kepala Daerah Ikut Retreat Gelombang II, Wamendagri: Ada yang Tidak Harmonis

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengatakan wakil kepala daerah juga diikutsertakan untuk mengikuti retreat gelombang ke II.
Pertimbangan ini dinilai memiliki nilai plus, karena dapat meningkatkan keharmonisan antar keduanya dalam mengemban tugas memimpin daerah.
Sebab, Kemendagri banyak menerima informasi terkait kepala daerah dan wakilnya. Dalam hal ini, yang dilaporkan ada yang tidak terlalu maksimal dalam pengelolaan hubungan.
Baca Juga: 6 Kepala Daerah Tidak Ikut Retreat Gelombang II, Wamendagri: Kesehatan Kurang Baik
"Ada yang harmonis, ada yang bisa berjalan cepat, ada yang dilaporkan juga tidak terlalu maksimal dalam pengelolaan hubungan. Karena itu salah satu materi yang dikuatkan kembali di sini bagaimana keberadaan wakilnya harus tetap seiring seirama sampai di ujung masa jabatan, karena itu mereka bersama-sama di gelombang kedua ini," kata Bima, Sabtu (21/6/2025).
Secara teknis, seperti kesediaan tempat, biaya, dan lainnya juga menjadi pertimbangan pihaknya untuk mengikut sertakan kepala dan wakil mengikuti retret.
"Karena itu di desain para wakil itu bergabung di hari terakhir pada retret pertama. Sekarang karena memungkinkan secara tempat, kemudian juga tidak terlalu banyak, maka sekalian saja. Karena penting sekali untuk memastikan keberadaan wakilnya itu harmonis," jelasnya.
Menurutnya, salah satu hasil evaluasi retreat sebelumnya terlihat keharomonisan dan kebersamaan dalam memimpin daerah antara ketua dan wakil kepala daerah lebih menonjol.
Baca Juga: Ikut Sesi Retreat KTT ke-46 ASEAN, Prabowo Bahas Isu Myanmar dan Stabilitas Kawasan
"Dulu angkatan saya misalnya itu kan tidak dikondisikan seperti kemarin, bersama-sama dalam waktu yang cukup lama. Nah kemarin itu ketika ada persoalan, ada bencana, target program prioritas, nah kami menyaksikan mereka lebih mudah berkolaborasi. Kami juga melihat mereka sekarang saling mengunjungi untuk bertukar pikiran, menjalin kerjasama," ucapnya.
Dia meyakini, kegiatan retreat akan meningkatkan kebersamaan dan kolaborasi baik pasangan kepala daerah, bahkan dengan kepala daerah wilayah lainnya.
"Itu yang sangat kuat dan menonjol sekali dibanding masa-masa sebelumnya. Jadi sinergi, kolaborasi itu lebih menonjol. Dan itu yang diakui juga oleh teman-teman Kepala Daerah," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








