MA Ajukan Tambahan Anggaran Rp7,6 Triliun di 2026 untuk Gaji dan Tunjangan Hakim

AKURAT.CO Mahkamah Agung (MA) meminta tambahan anggaran sebesar Rp7,6 triliun di tahun 2026, dalam rapat bersama Komisi III DPR RI. Penambahan ini digunakan untuk gaji pokok hingga tunjangan hakim.
"Mahkamah Agung telah berupaya mengajukan usulan tambahan anggaran melalui surat Ketua Mahkamah Agung kepada Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas Nomor 146/KMA/RAI.6/VI/2025 tanggal 11 Juni 2025 tentang usulan tambahan anggaran MA Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp7.678.177.298.000," kata Sekretaris Jenderal MA, Sugiyanto, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Baca Juga: Erick Thohir Usulkan Tambahan Anggaran Kementerian BUMN 2026 Jadi Rp604 Miliar
Tambahan anggaran itu akan dialokasikan untuk kebutuhan hakim, seperti gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan kemahalan. Lalu rumah negara, fasilitas transportasi, jaminan kesehatan, jaminan keamanan, biaya perjalanan dinas, kedudukan protokol, serta penghasilam pensiun.
Sugiyanto menjelaskan, program usulan tambahan anggaran tahun 2026 telah disusun untuk memastikan hak keuangan dan fasilitas hakim dapat terpenuhi secara bertahap.
Dia menyebut program-program itu sudah sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto, yang mendukung meningkatkan kesejahteraan hakim.
"Yaitu pembangunan flat rumah dinas hakim pada 212 satuan kerja pengadilan, jaminan kesehatan, transportasi, dan bantuan sewa rumah dinas bagi hakim yang dilantik pada Juli 2025 serta honorarium penanganan perkara bagi hakim agung," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








