Sekolah Unggulan Penting untuk Penuhi Hak Pendidikan Bermutu bagi Setiap Anak

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menekankan pendirian sekolah unggulan merupakan amanat langsung dari Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
Dia mengatakan, negara berkewajiban memberikan layanan pendidikan bermutu bagi semua anak, termasuk bagi mereka yang memiliki kecerdasan dan bakat istimewa.
"Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Tapi bukan hanya itu. UU juga menyebutkan, warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus," ujar Pratikno saat meresmikan SMA Global Darussalam Academy dan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Yogyakarta, dikutip Senin (21/7/2025).
Baca Juga: Apa yang Bisa Kamu Lakukan Agar Suasana Kelas Lebih Positif sebagai Guru di Sekolah? Simak Inilah Jawaban yang Akurat
Dia menjelaskan, sekolah unggulan berasrama dengan kurikulum internasional seperti IB Diploma merupakan bagian dari pelaksanaan amanat tersebut. Dengan model pendidikan ini, dinilai mampu membentuk generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, unggul secara akademik, dan memiliki daya saing global.
"Sekolah seperti ini adalah bentuk kombinasi antara nasionalisme dan globalisme. Mengakar kuat, menjulang tinggi. Kita ingin anak-anak Indonesia mampu memperjuangkan kepentingan nasional di tengah dunia yang sangat kompetitif," jelasnya.
Dia pun mengapresiasi atas peran serta masyarakat dalam mempercepat terwujudnya sekolah unggulan. SMA Global Darussalam Academy dan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, merupakan bagian dari upaya mendukung Program Sekolah Unggul Garuda, salah satu inisiatif prioritas dalam kerangka Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo.
Baca Juga: Di Depan Prabowo, Kaesang Sindir Pihak yang Nyinyir terhadap Program MBG dan Sekolah Rakyat
"Kehadiran sekolah ini mempercepat pelaksanaan program unggulan Bapak Presiden. Program Sekolah Unggul Garuda ditujukan untuk mencetak lulusan yang mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia dan menjadi lokomotif kemajuan Indonesia," ungkapnya.
Dia menegaskan pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun pendidikan unggul. Kolaborasi dari semua pihak sangat dibutuhkan, mulai dari dunia usaha, perguruan tinggi, hingga masyarakat.
"Pemerintah sangat mengapresiasi kontribusi pihak non-pemerintah yang telah berpartisipasi dalam mendirikan sekolah-sekolah unggulan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





