Soal Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT RI, DPR: Tak Masalah Selama Tak Timbulkan Perpecahan

AKURAT.CO Viralnya aksi pengibaran bendera bajak laut ala anime One Piece menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI menuai beragam respons publik.
Simbol tersebut dinilai sebagian pihak sebagai bentuk perlawanan dan memicu kekhawatiran akan potensi pemecah belah.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi fenomena tersebut dengan menegaskan bahwa penggunaan bendera One Piece sejatinya tidak menjadi persoalan, selama tidak disalahgunakan.
“Benderanya tidak ada masalah. Tapi kalau bendera itu digunakan oleh sebagian pihak untuk melakukan hal-hal yang bisa memecah belah bangsa, itu yang menjadi persoalan,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/8/2025).
Menurutnya, banyak masyarakat yang menyukai One Piece dan menjadikan simbol bajak lautnya sebagai ekspresi kecintaan terhadap tokoh animasi, bukan simbol perlawanan terhadap negara.
“Banyak yang suka kartunnya, dan itu bagian dari kreativitas. Jadi selama tidak digunakan untuk tujuan negatif, ya tidak apa-apa,” tegasnya.
Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Wednesday Season 2 di Netflix, Jangan Sampai Kelewatan!
Senada dengan Dasco, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk ekspresi kreatif generasi muda yang tak akan menggantikan kecintaan masyarakat terhadap Merah Putih.
“Kami percaya rakyat Indonesia mencintai negeri ini. Mereka mensyukuri kemerdekaan yang diraih dengan perjuangan dan pengorbanan,” kata Muzani, Minggu (3/8/2025).
Ia juga menegaskan bahwa semangat nasionalisme tetap menjadi fondasi perayaan kemerdekaan, sekalipun dibarengi dengan berbagai bentuk ekspresi budaya populer.
“Bentuknya boleh kreatif, tapi semangatnya tetap merah putih. Harapan kita, Indonesia terus jaya dan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









