Rieke Diah Tegas Soal Bansos Fiktif : Maju Terus PPATK, Bongkar Permainan Data

AKURAT.CO Lewat akun @riekediahp, Rieke Diah Pitaloka membongkar dugaan skandal data fiktif penerima bantuan sosial (bansos) yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah tiap tahun.
“Tak ada pembangunan yang lahirkan kesejahteraan jika basisnya data fiktif negara,” kata Rieke Diah Pitaloka, kepada wartawan, Rabu (6/8).
Pada 2021, tercatat sekitar 52,5 juta data penerima bansos diduga fiktif, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp126 triliun per tahun.
Saat itu disebut data fiktif telah dihapus. Namun, Rieke mempertanyakan ke mana dana yang terlanjur dialokasikan berdasarkan data fiktif tersebut.
Masalah ini telah berulang disuarakan namun kerap diabaikan. Baru di era Presiden Prabowo, ada instruksi tegas ke PPATK untuk mengusut manipulasi data. Sabtu (5/7), PPATK merilis temuan 10 juta data bansos fiktif.
Lalu Senin (7/7), diumumkan 571.410 penerima bansos terindikasi terlibat pinjol, judol, narkotika, dan terorisme.
Hipotesis sementara: jika data penerima fiktif, maka rekeningnya pun fiktif. PPATK mencatat sekitar 2.000 rekening instansi dan bendahara negara digunakan untuk mengendapkan Rp2,1 triliun dana bansos.
"Bansos terdiri dari berbagai program. Saya ambil ilustrasi dua program saja. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Rp2,4 juta/tahun/orang dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp3,6 juta/tahun/orang. Artinya, Rp6 juta/tahun/orang," ujar Rieke.
Rieke memaparkan, jika data PPATK tahun 2025 digunakan (10 juta data fiktif), maka potensi kerugian bisa mencapai Rp60 triliun hanya dari dua program. Belum termasuk subsidi energi, BPJS, RTLH, dan pupuk yang basis datanya serupa.
"Harapan saya Presiden Prabowo berani dan berkomitmen menjadi ‘Bapak Satu Data Indonesia Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi’,” tutup Rieke.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







