Akurat
Pemprov Sumsel

Jadi Wakil Panglima TNI, Inilah Perjalanan Karier dan Prestasi Tandyo Budi Revita

Naufal Lanten | 10 Agustus 2025, 13:51 WIB
Jadi Wakil Panglima TNI, Inilah Perjalanan Karier dan Prestasi Tandyo Budi Revita

AKURAT.CO Jenderal Tandyo Budi Revita resmi dilantik menjadi Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Minggu, 10 Agustus 2025. Pelantikan ini berlangsung dalam rangkaian Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Presiden terpilih Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pelantikan, menyematkan tanda pangkat bintang empat, lalu menyalami Tandyo sebagai simbol resmi penugasan.

Upacara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sutan Najamudin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kapolri Jenderal Tito Karnavian.


Profil Singkat Jenderal Tandyo Budi Revita

 

Lahir di Surakarta, 21 Februari 1969, Tandyo berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang guru di Solo, sementara ibunya ibu rumah tangga. Kakaknya, Mayjen (Purn) Nugroho Budi Wiryanto, juga pernah menjabat Pangdam III/Siliwangi dan Wakil Irjenad.

Tandyo merupakan lulusan Akademi Militer (1991) dari kecabangan Infanteri Kostrad. Ia telah mengabdi lebih dari 30 tahun di dunia militer dengan sederet jabatan strategis.


Perjalanan Karier Lengkap

Karier Tandyo terbilang impresif dengan pengalaman di berbagai lini:

  1. 1995 – Komandan Tim Khusus Combat Intelligence Yonif Linud 330/Tri Dharma

  2. 2011–2012 – Komandan Yonif Linud 330/Tri Dharma & Danbrigif Linud 17/Kujang I

  3. 2014 – Asisten Operasi Kasdam VII/Wirabuana

  4. 2015 – Danrindam IX/Udayana & Komandan Resimen Taruna Akmil

  5. 2016 – Danrem 142/Taroada Tarogau

  6. 2017–2018 – Paban III/Sopsad & Paban III/Latgab Sops TNI

  7. 2018–2019 – Direktur Bela Negara Kemhan

  8. 2019–2021 – Direktur Strategi Pertahanan Kemhan

  9. 2021–2023 – Kabadiklat Kemhan

  10. 2023–2024 – Pangdam IV/Diponegoro

  11. Februari 2024–Agustus 2025 – Wakil Kepala Staf TNI AD

  12. Agustus 2025–sekarang – Wakil Panglima TNI


Pendidikan Militer

Tandyo menempuh berbagai pendidikan militer, di antaranya:

  • Dik PARA & PARA Madya

  • Dik Pemburu

  • Diklapa I & II

  • Susdanyon

  • Dikreg XLIV Seskoad (2006)

  • Sesko TNI

  • Lemhannas RI


Baca Juga: Presiden Prabowo Anugerahkan Pangkat Jenderal Kehormatan kepada Lima Purnawirawan TNI

Baca Juga: Prabowo Kobarkan Semangat Prajurit TNI: Jangan Pernah Lupa Sejarah, Bangsa Ini Butuh Tentara Kuat

Menulis Buku: Jejak Petarung dari Pajang

Selain bertugas di medan operasi dan memimpin pasukan, Jenderal Tandyo juga aktif menulis. Salah satu karyanya adalah buku "Jejak Petarung dari Pajang: Jati Diri, Kepemimpinan, dan Pengabdian" (208 halaman).

Buku ini membahas nilai-nilai profesionalisme prajurit TNI, pentingnya memegang teguh prinsip dasar militer, serta kemampuan adaptasi menghadapi tantangan zaman. Tandyo membagikan pengalaman pribadi dan refleksi kepemimpinannya, menjadikannya sumber inspirasi bagi generasi muda TNI maupun masyarakat umum.


Penghargaan & Brevet

Sepanjang kariernya, Tandyo menerima banyak penghargaan dan brevet kehormatan, di antaranya:

  • Bintang Dharma

  • Bintang Yudha Dharma Nararya (dua kali)

  • Bintang Kartika Eka Paksi Pratama & Nararya

  • Satyalancana Kesetiaan (8, 16, 24, 32 Tahun)

  • Satyalancana Dharma Nusa, Seroja, Raksaka Dharma, dan Dwidya Sistha

  • Brevet Para Raider, Brevet Pemburu, Brevet Dharma Wira Waskita, Pin Alumni Lemhannas


Tugas Wakil Panglima TNI

Berdasarkan Perpres No. 66 Tahun 2019, Wakil Panglima TNI memiliki peran strategis, seperti:

  • Memberi masukan terkait kebijakan pertahanan, strategi militer, dan pembinaan kekuatan TNI

  • Membantu mewujudkan interoperabilitas Tri Matra

  • Menggantikan tugas Panglima TNI jika berhalangan

  • Menjalankan tugas harian sesuai arahan Panglima


Penutup

Dengan pengalaman lapangan, kepemimpinan strategis, dan dedikasi pada dunia militer, Jenderal Tandyo Budi Revita membawa harapan besar untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Karya tulisnya menjadi bukti bahwa pemimpin militer juga bisa meninggalkan warisan intelektual yang menginspirasi.

Kalau kamu ingin terus mengikuti berita tokoh militer dan isu pertahanan nasional, pantau terus update terbaru di Akurat.co.

Baca Juga: Buku 75 Tahun OCI Diluncurkan, Menyimpan Jejak Iman dan Pengabdian TNI-Polri

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.