Akurat
Pemprov Sumsel

Harta Kekayaan dan Profil Puteri Komarudin, Kandidat Kuat Menpora Pengganti Dito Ariotedjo

Naufal Lanten | 9 September 2025, 20:47 WIB
Harta Kekayaan dan Profil Puteri Komarudin, Kandidat Kuat Menpora Pengganti Dito Ariotedjo

AKURAT.CO Kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat ini tengah kosong setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada Senin, 8 September 2025. Salah satu nama yang santer disebut sebagai kandidat pengganti Dito Ariotedjo adalah politikus Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin. Publik pun penasaran, bukan hanya dengan kiprahnya di dunia politik, tetapi juga harta kekayaan yang ia laporkan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Harta Kekayaan Puteri Komarudin

Berdasarkan LHKPN periodik 2024, Puteri Komarudin tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp26,25 miliar. Kekayaan tersebut berasal dari sejumlah aset seperti tanah, bangunan, kendaraan, hingga kas dan setara kas. Berikut rinciannya:

Tanah dan Bangunan – Rp19.198.734.000

  • Tanah dan bangunan seluas 638 m²/359 m² di Jakarta Selatan, hibah tanpa akta senilai Rp18.953.734.000

  • Tanah seluas 1.095 m² di Kabupaten Purwakarta, hasil sendiri Rp80.000.000

  • Tanah seluas 735 m² di Kabupaten Purwakarta, hasil sendiri Rp100.000.000

  • Tanah seluas 1.497 m² di Kabupaten Purwakarta, hasil sendiri Rp65.000.000

Alat Transportasi dan Mesin – Rp438.000.000

  • Mobil Toyota Fortuner tahun 2019, hadiah senilai Rp438.000.000

Kas dan Setara Kas – Rp6.585.971.293

Harta Lainnya – Rp35.000.000

Dari laporan tersebut, total kekayaan Puteri mencapai Rp26.257.705.293 tanpa adanya catatan utang.

Profil Singkat Puteri Komarudin

Puteri Anetta Komarudin, atau lebih dikenal sebagai Puteri Komarudin, lahir di Bandung pada 21 Agustus 1993. Kini usianya menginjak 32 tahun. Ia merupakan putri dari politisi senior Partai Golkar, Ade Komarudin, dan memiliki dua saudara kandung, yakni Benazir Maharani Komarudin Puteri serta Khalfani Mangkubuwana Komarudin Putera.

Sejak 2019, Puteri tercatat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat VII. Pada periode 2024–2029, ia duduk di Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan, moneter, perencanaan pembangunan, dan sektor jasa keuangan.

Latar Belakang Pendidikan

Puteri mengawali pendidikan di Jakarta. Ia bersekolah di SD Al Azhar 01 Jakarta (1999–2005), lalu melanjutkan ke SMP Negeri 19 Mayestik hingga 2008. Setelah itu, ia menempuh pendidikan di Chai Chee Secondary School, Singapura, hingga 2010.

Jenjang pendidikan tinggi ditempuh di Trinity College Foundation Studies, kemudian melanjutkan S1 di University of Melbourne, Australia, dan lulus pada 2015. Puteri juga pernah menyelesaikan program HBX CORe (Credential of Readiness) dari Harvard Business School dengan fokus pada Analisis Bisnis, Ekonomi untuk Manajer, serta Akuntansi Keuangan.

Karier dan Pengalaman

Sebelum aktif di politik, Puteri sempat bekerja di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namanya semakin dikenal ketika terjun ke dunia politik sebagai anggota DPR RI. Ia juga memiliki rekam jejak aktif di berbagai kegiatan kepemudaan. Salah satunya, ia pernah menjadi Ketua Delegasi Indonesia dalam Youth 20 (Y20) Summit Italia 2021.

Selain itu, Puteri juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Dedikasinya di bidang kepemudaan dan literasi keuangan membuatnya meraih sejumlah penghargaan, antara lain:

  • Hope of Democracy (Teropong Democracy Award 2021)

  • Legislator Peduli Literasi Keuangan dan Generasi Muda (KWP Award 2023)

Puteri Komarudin dan Isu Menpora

Dengan rekam jejak politik dan pengalaman di bidang kepemudaan, Puteri Komarudin kini disebut-sebut sebagai kandidat kuat Menpora menggantikan Dito Ariotedjo. Jika benar dipercaya Presiden Prabowo Subianto, Puteri akan menjadi salah satu sosok perempuan muda yang menempati kursi strategis di kabinet.

Kesimpulan

Nama Puteri Komarudin tengah menjadi sorotan publik seiring dengan isu reshuffle kabinet dan kekosongan kursi Menpora. Selain dikenal sebagai legislator muda Partai Golkar, harta kekayaannya yang mencapai Rp26 miliar juga menarik perhatian masyarakat. Dengan pengalaman panjang di bidang kepemudaan dan pendidikan yang mumpuni, Puteri menjadi salah satu figur potensial untuk memimpin Kementerian Pemuda dan Olahraga.


Baca Juga: Berapa Harta Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu Baru RI?

Baca Juga: Harta Kekayaan Mochamad 'Gus' Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah yang Baru Dilantik Prabowo

FAQ

1. Berapa total harta kekayaan Puteri Komarudin?
Berdasarkan LHKPN 2024, Puteri Komarudin tercatat memiliki kekayaan senilai Rp26,25 miliar yang berasal dari tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan harta lainnya.

2. Apa saja aset terbesar Puteri Komarudin?
Aset terbesar Puteri Komarudin berupa tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp19,19 miliar, salah satunya berlokasi di Jakarta Selatan.

3. Apakah Puteri Komarudin punya utang dalam laporan LHKPN?
Tidak. Dalam laporan LHKPN 2024, Puteri Komarudin tidak memiliki catatan utang.

4. Siapa sebenarnya Puteri Komarudin?
Puteri Anetta Komarudin adalah politikus Partai Golkar sekaligus Anggota DPR RI. Ia lahir di Bandung pada 21 Agustus 1993 dan merupakan putri dari politisi senior Ade Komarudin.

5. Apa latar belakang pendidikan Puteri Komarudin?
Puteri menempuh pendidikan dasar di Jakarta, lalu melanjutkan SMA di Singapura. Untuk jenjang sarjana, ia kuliah di University of Melbourne, Australia, serta pernah mengikuti program dari Harvard Business School.

6. Apa saja pengalaman Puteri Komarudin di bidang kepemudaan?
Puteri pernah menjadi Ketua Delegasi Indonesia di Youth 20 (Y20) Summit Italia 2021, aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia, serta menerima penghargaan atas kontribusinya dalam literasi keuangan dan kepemudaan.

7. Mengapa Puteri Komarudin disebut kandidat Menpora?
Namanya mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dito Ariotedjo dari posisi Menpora pada 8 September 2025. Puteri dianggap memiliki kapasitas dan pengalaman yang relevan untuk posisi tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.