Bukan Hanya Cerdas, Prabowo Ingin Siswa Sekolah Rakyat Punya Karakter dan Keterampilan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat berperan dalam membentuk generasi bangsa yang cerdas, memiliki karakter dan keterampilan.
"Jadi anak cerdas, berkarakter kebangsaan dan keagamaan, dan harus dibekali keterampilan," kata Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, dalam Dialog Perspektif Sekolah Rakyat Harapan Baru, di Jakarta, dikutip Minggu (14/9/2025).
Agus Jabo mengatakan, para siswa yang lulus SMA tapi melanjutkan kuliah juga akan dibekali keterampilan dan ilmu praktis. Sehingga, mereka bisa bekerja membantu orang tua.
"Anak-anak akan diarahkan ke mana, hilirisasi harus bisa jamin anak-anak memiliki ilmu sesuai dengan kebutuhan zaman sekarang, terutama IT, bahasa, dan keterampilan. Sehingga, keluar dari jenjang SMA bisa bekerja. Bisa cari nafkah buat dirinya buat bantu orang tua," katanya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Harus Diutamakan di Wilayah Tertinggal dan Jamin Kesejahteraan Guru
Dia menjelaskan bahwa para siswa Sekolah Rakyat memiliki dua pilihan setelah lulus, yaitu melanjutkan sekolah atau bekerja. Pemerintah pun sudah menyiapkan perguruan tinggi yang bisa ditempuh siswa Sekolah Rakyat.
Kebijakan ini juga turut didukung oleh program beasiswa bupati dan wali kota. Sehingga, para siswa Sekolah Rakyat yang ingin berkuliah bisa diberi jalan.
"Yang mau bekerja kita bekali keterampilan," katanya.
Dia menjelaskan, program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan sekaligus mendorong kemanjuan para generasi bangsa.
"Salah satu lewat pendidikan, lewat program prioritas Sekolah Rakyat. Semua anak Indonesia harus sekolah. Negara harus hadir supaya anak-anak punya harapan untuk wujudkan apa yang mereka cita-citakan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







